Ada yang Baru di Museum SMB II Palembang, Dewasa dan Anak pasti Suka

- Museum SMB II Palembang siap menyambut wisatawan Nataru 2024 dengan program Museum Night.
- Program Kelana Rempah menjadi andalan museum, mengisahkan sejarah rempah-rempah Nusantara dalam bentuk audio visual.
- Pengelola membenahi infrastruktur penunjang kenyamanan wisatawan, mempromosikan daya tarik museum, namun kunjungan belum signifikan.
Palembang, IDN Times - Museum Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang telah bersiap menyambut kedatangan wisatawan di masa liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.
Pengelola Museum SMB II Palembang, Buso menjelaskan, pihaknya menyiapkan program Museum Night untuk menyambut kedatangan wisatawan di masa musim liburan Nataru 2024.
Ia mengatakan, program Kelana Rempah menjadi andalan museum untuk disuguhkan kepada wisatawan yang datang. Bahkan program ini telah dimulai sejak 17 Desember 2024 lalu.
“Sesuai arahan Penjabat Wali Kota (Pj Wako) Palembang, Cheka Virgowansyah, diadakan program Museum Night untuk menunjang kedatangan wisatawan, khususnya dilaksanakan pada malam minggu,” ujarnya, Kamis (26/12/2024).
1. Paparkan Jalur Rempah Nusantara lewat audio visual

Buso menyebut pengelola Museum SMB II Palembang menyuguhkan petualangan dalam Jagad Kelana Rempah Nusantara yang dikemas dalam bentuk audio visual.
Tontonan ini mengisahkan sejarah rempah-rempah di Indonesia pada masa lampu sehingga membawa ketertarikan bangsa Eropa dan Cina untuk berdagang hasil alam nusantara.
2. Persiapan infrastruktur di museum

Tak cuma menyiapkan atraksi menarik, pengelola juga membenahi infrastruktur penunjang kenyamanan wisatawan yang datang di Museum SMB II Palembang.
“Kita juga menyiapkan pelayanan dan pelaporan. Jika menemui pengamen dan parkir liar, kami garap pengunjung segera melapor. Kami juga memastikan kebersihan di sekitar museum demi kenyamanan,” sebutnya.
3. Target peningkatan pengunjung tahun ini

Buso menyampaikan pihak telah mempromosikan daya tarik museum ke berbagai platform mulai dari media sosial hingga ke berbagai asosiasi atau instansi. Harapannya, kunjungan wisatawan pada Nataru kali ini bisa meningkat.
“Karena ada dana alokasi khusus, ada promosi program publik, belajar bersama, dan educative cultural. Peningkatan pengunjung pada Nataru kali ini memang ada, tapi tidak terlalu signifikan dibandingkan tahun kemarin,“ terangnya.
4. Berharap ada tambahan atraksi edukatif

Ika Septia, warga Palembang yang mengajak keluarganya datang ke museum pada liburan Nataru 2024, mengatakan anaknya cukup terhibur dengan tontonan Kelana Rempah Nusantara.
Baginya, tontontan sejarah yang dikemas berbeda merupakan sarana edukatif bagi anak-anak di masa liburan. Ika berharap atraksi edukatif semacam ini diperbanyak dan ditiru oleh pengelola lain.
“Semoga museum atau tempst lain bisa meniru hal serupa, jadi kita bisa mengajak anak-anak lebih sering ketimbang menghabiskan waktu libur di rumah saja,” ungkapnya.



















