10 April Puncak Arus Mudik, 11 Ribu Mobil Bakal Lewat Tol Palindra

- Puncak arus mudik Tol Palembang-Indralaya-Prabumulih diprediksi terjadi pada 10 dan 11 April 2024, dengan lebih dari 11 ribu kendaraan melewati tol.
- Hutama Karya memastikan kesiapan ruas jalan tol sepanjang 86 km, dengan petugas bekerja ekstra selama H-7 Lebaran dan sosialisasi penyesuaian tarif.
- Untuk mengantisipasi antrean di gerbang tol, Hutama Karya menyiapkan 4 unit alat EDC untuk pengisian saldo dan menyediakan 2.000 kartu tol bagi pengendara yang belum punya.
Ogan Ilir, IDN Times - Puncak arus mudik yang berpengaruh pada peningkatan volume lalu lintas di Tol Palembang-Indralaya-Prabumulih, diprediksi terjadi pada 10 dan 11 April 2024 mendatang.
Diperkirakan lebih dari 11 ribu kendaraan melewati tol dari Palembang menuju Prabumulih maupun sebaliknya saat puncak arus mudik. PT Hutama Karya sudah memastikan kesiapan ruas jalan tol yang akan dilalui pemudik jelang libur lebaran Idul Fitri 2024 ini.
1. Petugas siaga 24 jam pastikan tol siap digunakan

Branch Manager Tol Palembang-Indralaya-Prabumulih dari Hutama Karya, Syamsul Rijal mengungkapkan pihaknya memastikan 24 jam petugas bekerja ekstra untuk memastikan ruas tol Palindra sepanjang 86 kilometer ini siap digunakan. Termasuk melakukan persiapan mulai dari pemeriksaan kerusakan jalan, kesiapan sarana-prasrana di rest area, juga persiapan antisipasi antrean kendaraan di gerbang tol.
"Kami targetkan seluruh persiapan menyambut arus mudik lebaran di Tol Palindra (Palembang-Indralaya) dan Tol Indraprabu (Indralaya-Prabumulih) akan selesai pada H-7 Lebaran," ujarnya, Kamis (28/3/2024).
2. Pengendara diminta siapkan saldo cukup

Selain itu, sosialisasi pemberlakuan serta penyesuaian tarif di kedua ruas tol tersebut hingga kini terus dilakukan. Seperti diketahui, Tol Indraprabu mulai diberlakukan tarif sejak 20 Februari 2024 lalu, setelah sebelumnya dibuka operasional secara gratis selama hampir enam bulan.
"Sebelumnya Tol Palindra sudah mengalami penyesuaian tarif sejak 18 Maret lalu. Sehingga kita mengingatkan pengguna tol untuk memastikan kecukupan saldo," imbaunya.
3. Hutama Karya juga siapkan dua ribu kartu tol

Mengantisipasi antrean di gerbang tol, Hutama Karya menyiapkan empat unit alat Electronic Data Capture (EDC) untuk pengisil saldo. Pihaknya juga menyediakan 2.000 kartu tol bagi pengendara yang belum punya.
"Nantinya petugas kami yang mendatangi kendaraan jika hendak top up, sehingga tidak terjadi antrean di gerbang tol," tutup Syamsul.


















