Evakuasi jenazah dari lubang sedalam 30 cm (Dok. Polres Padang Pariaman)
Setelah dua hari pencarian, pada Minggu sore (8/9/2024), tim SAR dan warga akhirnya menemukan jasad Nia terkubur di dalam tanah sedalam sekitar 30 sentimeter. Tragisnya, jasad Nia ditemukan tanpa busana dan dalam kondisi mengenaskan.
Kapolres Padang Pariaman, AKBP Faisol, menyampaikan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan intensif. “Sampai saat ini, kami masih memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti untuk mengungkap pelaku pembunuhan ini,” jelas Faisol.
Barang bukti seperti sandal, kain, dan payung milik Nia juga ditemukan di dekat jasadnya. Untuk mempercepat pengungkapan kasus, polisi mengerahkan tim K-9 (anjing pelacak) dan berhasil menemukan sehelai baju hitam dengan gambar boneka kuning di aliran sungai, sekitar 500 meter dari lokasi jasad korban.
"Setelah kami konfirmasi ke keluarga, baju tersebut memang baju terakhir yang dikenakan oleh Nia sebelum menghilang," ujar Faisol pada Selasa (10/9/2024).
Pencarian pakaian korban lainnya masih terus dilakukan, karena barang-barang tersebut dapat menjadi bukti tambahan yang memperkuat kasus ini.
Dalam upaya menangkap pelaku, polisi terus melakukan pengejaran terhadap seorang pria yang diduga kuat terlibat dalam pembunuhan Nia. Pelaku diduga sudah melarikan diri ke luar wilayah Sumatera Barat.
"Kami sedang mengejar terduga pelaku yang telah melarikan diri. Saat ini, penyelidikan dan pengumpulan keterangan dari saksi-saksi terus dilakukan," ungkap Faisol.
Hingga saat ini, polisi telah memeriksa empat saksi yang terakhir kali melihat korban sebelum ia dinyatakan hilang pada Jumat (6/9/2024). "Kami bertekad mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya," tegas Faisol.