Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Jalan Lintas Rusak, Sektor Ekspedisi Sumsel Terganggu

Kemacetan di Jalintim Ruas Palembang-Betung (Dok: Satlantas Polres Banyuasin)
Kemacetan di Jalintim Ruas Palembang-Betung (Dok: Satlantas Polres Banyuasin)
Intinya sih...
  • Haris Jumadi berharap perbaikan jalan lintas segera selesai untuk menghindari hambatan distribusi barang dan layanan logistik yang tidak tepat waktu.
  • Gubernur Sumsel Herman Deru menjanjikan perbaikan jalan tuntas akhir 2025 dengan anggaran yang sudah disiapkan untuk memperbaiki 60 kilometer ruas jalan Palembang-Betung.
  • Kerusakan jalan diakibatkan oleh truk-truk ODOL yang melebihi dimensi dan kapasitas, namun pemerintah berharap pembangunan tol Sumsel dapat segera rampung untuk memberikan alternatif rute kendaraan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Sektor ekspedisi dan industri logistik serta pengiriman barang-jasa di Sumatra Selatan (Sumsel) mengalami hambatan saat pengiriman produk. Persoalan itu disebabkan karena jalan lintas rusak dan berlubang.

Salah satu ruas jalan yang rusak adalah di rute Palembang–Pangkalan Balai hingga Betung. "Perbaikan infrastruktur sangat dibutuhkan pelaku usaha di sektor ini," ujar Ketua DPW Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) Sumsel, Haris Jumadi, Sabtu (29/11/2025).

1. Haris berarap perbaikan jalan lintas segera selesai

Potret salah satu kantor jasa logistik (IDN Times/Aan Pranata)
Potret salah satu kantor jasa logistik yang beroperasi hingga malam hari. (IDN Times/Aan Pranata)

Dia mengatakan, jalan-jalan lintas di Sumsel yang rusak dan berlubang itu membuat kecepatan pengiriman barang terhambat dan tidak tepat waktu. Akibatnya, distribusi barang pun terganggu. "Kami harap situasi ini bisa segera diperbaiki agar tidak menghambat kecepatan distribusi," kata dia.

Haris menegaskan, ketepatan waktu merupakan faktor utama layanan logistik. “Truk tidak bisa mengambil jalan alternatif seperti kendaraan pribadi. Karena itu kami berharap pembangunan tol dapat segera rampung, sebab kemacetan membuat pengiriman meleset dari prediksi," jelasnya.

2. Gubernur Sumsel menjanjikan perbaikan jalan tuntas akhir 2025

Gubernur Sumsel Herman Deru saat meninjau kawasan KEK TAA (Dok: Pemprov Sumsel)
Gubernur Sumsel Herman Deru saat meninjau kawasan KEK TAA (Dok: Pemprov Sumsel)

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, pemerintah sudah mulai memperbaiki jalan rusak di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang-Betung. Perbaikan jalan tersebut dikejar agar rampung pada akhir 2025.

"Saat ini kondisi jalan di lokasi terkait sudah ditangani agar kendaraan bisa melintas dan tak lagi mengakibatkan kemacetan dan mudah-mudahan setelah selesai akan membuat pengendara lancar," kata dia.

Deru menambahkan, pekerjaan perbaikan jalan rusak di lokasi jalan lintas membutuhkan proses penganggaran. Sejauh ini katanya, pemerintah provinsi dan kementerian telah memiliki anggaran untuk pelaksanaannya pekerjaan. "Anggarannya baru ada untuk 3 kilometer, untuk fungsional. Lebih kurang 3 miliar rupiah," ujarnya.

3. Salah satu penyebab kerusakan jalan disebabkan truk-truk yang melebihi dimensi dan kapasitas (ODOL)

Kondisi kemacetan di Jalintim KM 41 Betung. (Dok. Satlantas Polres Banyuasin)
Kondisi kemacetan di Jalintim KM 41 Betung. (Dok. Satlantas Polres Banyuasin)

Sedangkan dari total panjang kerusakan jalan yang terdata, ada 60 kilometer ruas jalan Palembang-Betung yang mengalami jalan berlubang dan aspal tidak mulus. Namun, Deri berjanji, semua panjang jalan yang rusak itu akan diperbaiki segera menyesuaikan anggaran.

"Kondisi jalan rusak, dugaannya akibat truk ODOL (over dimension over load), yang bawa muatan berlebih," kata dia.

Harapan terdekat lanjut Deru, mudah-mudahan jalan tol Sumsel yang saat ini sedang dilakukan penyelesaian sudah bisa dibuka dan ditarget bisa tuntas sebelum lebaran 2026. Sehingga kata dia, kendaraan memiliki alternatif memilih rute melalui jalan lintas atau jalan tol.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ita Lismawati F Malau
EditorIta Lismawati F Malau
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More

Korban KDRT Nyaris Lompat dari Jembatan Ampera Palembang

29 Nov 2025, 17:42 WIBNews