Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Target PAD Palembang 2026 Turun Jadi Rp4,6 Triliun, Apa Sebabnya?

ilustrasi pendapatan asli daerah (pexels.com/Monstera Production)
ilustrasi pendapatan asli daerah (pexels.com/Monstera Production)
Intinya sih...
  • Target PAD Palembang 2026 turun Rp4,6 triliun karena realisasi capaian pada 2025 hanya mencapai 91,67% dari target sebesar Rp5,3 triliun.
  • Realisasi capaian PAD tahun 2025 menunjukkan peningkatan angka lebih baik dari sisi nominal meskipun persentasenya lebih besar pada tahun 2024.
  • Wali Kota Palembang Ratu Dewa telah mengintruksikan agar BPKAD untuk optimalisasi potensi PAD melalui pendekatan pelayanan publik yang proaktif dengan program "Anti Mager".
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menurunkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 2026 di angka Rp4,6 triliun. Sebelumnya, pada 2025 target PAD sebesar Rp5,3 triliun.

"Kami berupaya menggali potensi yang ada di berbagai sektor untuk mencapai target (PAD 2026)," ujar Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Palembang, Ahmad Nashir dalam keterangan resmi yang diterima, Jumat (9/1/2026).

1. PAD Palembang 2025 terserap 91 persen

Kantor Wali Kota Palembang
Kantor Wali Kota Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Target PAD tahun 2026 yang menurun disebabkan karena pemkot pada 2025 tak berhasil merealisasikan capaian. Yakni dari angka Rp5,3 triliun yang ditetapkan, Palembang hanya menyerap Rp4,8 triliun dari total anggaran.

"Realisasi setara dengan 91,67 persen dari target," kata dia.

2. Sebut realisasi PAD 2025 masih lebih tinggi dari 2024

ilustrasi anggaran
ilustrasi anggaran (IDN Times/Aditya Pratama)

Nashir menyampaikan, meski pemkot belum berhasil memenuhi capaian target PAD sepanjang 2025, tetapi berdasarkan perbandingan di 2024, realisasi capaian PAD pada tahun lalu menunjukkan peningkatan angka lebih baik dari sisi nominal.

"Meskipun persentasenya lebih besar pada tahun 2024, yakni 94,96 persen dari total pendapatan Rp4,5 triliun dengan realisasi Rp4,3 triliun, namun secara nilai, realisasi tahun 2025 lebih tinggi," jelasnya.

3. Wali Kota minta BPKAD optimalisasi sektor pencapaian PAD

Kantor Wali Kota Palembang
Kantor Wali Kota Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Lebih lanjut kata Nashir, untuk mencapai target realisasi pada tahun ini, Wali Kota Palembang Ratu Dewa telah menginstruksikan agar BPKAD untuk optimalisasi potensi PAD melalui pendekatan pelayanan publik yang proaktif.

Salah satu strategi yang diusung pemkot, kata Nashir, adalah program “Anti Mager” (Anti Malas Gerak), yang mendorong para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Palembang untuk lebih aktif turun ke lapangan.

"Dengan pendekatan ini, diharapkan para pegawai dapat mengidentifikasi langsung potensi-potensi PAD yang belum tergarap secara maksimal," kata dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More

Mau ke Bangka? Cek Jadwal dan Info Tarif Kapal Feri TAA-Bangka Terbaru

10 Jan 2026, 07:06 WIBNews