Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Permintaan Batu Bara Turun, Ekspor Sumsel Merosot 3,8 Persen

Aktivitas ekspor Sumsel
Aktivitas ekspor Sumsel (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Intinya sih...
  • Nilai ekspor Sumsel turun 3,8 persen karena penurunan ekspor nonmigas, terutama sektor tambang.
  • Komoditas pertambangan yang mengalami penurunan ekspor di Sumsel berasal dari batu bara dan lignit.
  • Aktivitas pertambangan batu bara masih menjadi sumber pertumbuhan ekonomi bagi Sumsel, meskipun ekspornya menurun.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatra Selatan mencatat adanya penurunan nilai ekspor sepanjang Januari-November 2025. Merosotnya pertumbuhan ekspor itu dipicu tekanan sektor tambang selama periode tersebut.

"Ekspor Sumsel tercatat 5,8 miliar dolar AS atau turun sebesar 3,80 persen dari periode sama di tahun sebelumnya (2024)," ujar Kepala BPS Sumsel Moh Wahyu Yulianto dalam keterangan rilis yang diterima, Jumat (9/1/2025).

1. Ekspor sektor pertanian naik 30 persen

ilustrasi ekspor dan impor
ilustrasi ekspor dan impor (pexels.com/freestocks.org)

Penurunan nilai ekspor tersebut menurut Wahyu Yulianto, karena ekspor nonmigas terutama sektor tambang turun sebesar 15,25 persen secara tahunan atau year on year (yoy) sebesar 2,2 miliar Dolar AS.

"Sedangkan sektor lain seperti pertanian, kehutanan dan perikanan meningkat 30,65 persen berdasarkan nilai tahunan dan industri pengolahan meningkat 7,15 persen," kata dia.

2. Permintaan pasar secara global memengaruhi nilai ekspor

ilustrasi ekspor dan impor
ilustrasi ekspor dan impor (pexels.com/Aan Amrin)

Wahyu merinci, komoditas pertambangan yang mengalami penurunan ekspor di Sumsel berasal dari batu bara dan lignit yang tercatat turun 397 juta dolar AS, serupa kemerosotan 15,25 persen year on year.

"Merosotnya ekspor ini dipengaruhi berbagai kondisi, seperti permintaan pasar global yang menurun dan tren harga batu bara yang melandai," jelasnya.

3. Aktivitas batu bara masih dorong ekonomi Sumsel

tambang batu bara
ilustrasi tambang batu bara (pixabay.com/Martina Janochová)

Tetapi lanjut Wahyu, nilai tambah aktivitas pertambangan batu bara masih menjadi sumber pertumbuhan ekonomi bagi Sumsel, hasil produksi juga banyak dimanfaatkan dalam negeri. 

"Produksinya ditargetkan sama, cuma tidak diekspor tetapi untuk kebutuhan lokal. Makanya kadang pertumbuhan ekonomi kita masih ditopang batu bara, tapi ekspor berkurang. Ini karena untuk menyangga di lokal seperti di Sumsel, maupun di Lampung, maupun di Jawa," jelasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More

Harga Ikan Kembung di Palembang Naik Efek Program MBG

10 Jan 2026, 09:18 WIBNews