Tetap Berjaga saat Lebaran, Cerita Petugas Lapas Kelas IIA Padang

- Lantunan takbir menggema di Lapas Kelas IIA Padang pada hari Idul Fitri.
- Pegawai Lapas, Junaidi, merayakan ke-10 kalinya di lapas tanpa keluarga.
- Junaidi tetap menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh kesabaran dan harapan untuk bersama keluarga di masa depan.
Padang, IDN Times - Lantunan suara takbir menggema di setiap ruangan Lapas Kelas IIA Padang pada Senin (31/3/2025) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.
Para narapidana bergegas menuju lapangan untuk mengikuti salat Idul Fitri yang digelar di dalam area lapas tersebut.
Di luar Lapas, Junaidi (42) tetap berdiri menjaga pintu utama Lapas. Pria berbadan tegap itu merupakan salah seorang pegawai Lapas Kelas IIA Padang.
1. Tidak pernah rayakan hari pertama lebaran dengan keluarga

"Ini adalah kali ke-10 saya berada di sini saat pelaksanaan salat Idul Fitri," kata Junaidi saat diwawancarai IDN Times.
Pria yang sudah mengabdikan dirinya sejak tahun 2009 itu menyatakan, terkadang ada secercah kerinduan untuk ingin bersama keluarga di hari kemenangan. "Tapi yang namanya tanggung jawab tentu harus dijalankan dan saya sudah siap dengan konsekuensi ini," katanya.
Setelah imam menyatakan salat akan dimulai, Junaidi tetap menjaga pintu utama menuju kurungan tersebut bersama beberapa pegawai lainnya.
2. Tidak ada masalah oleh keluarga

Meski telah bertahun-tahun tidak merayakan lebaran di rumah bersama keluarganya, Junaidi tetap mendapat dukungan dari istri dan kedua buah hatinya. "Keluarga sudah memaklumi pekerjaan ini dan tidak mempermasalahkan hal tersebut," tuturnya.
Mengenakan pakaian serba hitam, Junaidi masih tetap memantau setiap gerak-gerik para narapidana yang mengikuti shalat Idul Fitri.
Ia tidak melepaskan pandangannya dari ratusan narapidana yang melaksanakan ibadah yang dilaksanakan umat Islam.
3. Diberikan kesempatan pulang

Junaidi mengungkapkan, akan diberikan kesempatan untuk bisa menemui istri dan anaknya setelah waktu dinasnya selesai nanti.
"Nanti bisa pulang dulu dan bergantian dinasnya dengan yang lain. Jadi bisalah meminta maaf kepada orang tua dan berlebaran dengan keluarga," katanya
Meski Junaidi harus kembali ke Lapas Kelas IIA Padang untuk kembali melaksanakan tugasnya untuk menjaga setiap narapidana.
"Palingan nanti bisa dapat cuti itu sepekan setelah lebaran. Itulah waktu yang digunakan untuk membawa keluarga berwisata atau mengunjungi saudara yang lain," tuturnya.
4. Berharap bisa rayakan lebaran dengan keluarga

Junaidi berharap pada tahun-tahun selanjutnya memiliki kesempatan untuk pergi melaksanakan shalat Idul Fitri bersama kedua anaknya dan istrinya.
"Tapi yang jelas, tugas bagi saya adalah hal yang utama. Karena ini merupakan tanggung jawab saya kepada negara," tuturnya.


















