Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Tanda Tubuh Kamu Butuh Bantuan, Jangan Anggap Biasa! 

ilustrasi menundukkan kepala (unsplash.com/unsplash+)
ilustrasi menundukkan kepala (unsplash.com/unsplash+)
Intinya sih...
  • Kuku rapuh bisa menjadi tanda masalah kesehatan, seperti anemia
  • Menstruasi terlambat bisa disebabkan oleh stres atau PCOS
  • Rambut rontok bisa menjadi indikasi kekurangan nutrisi atau penyakit autoimun
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Memiliki  tubuh yang sehat baik secara jasmani dan rohani menjadi dambaan setiap orang. Tubuh yang sehat akan mencegah timbulnya berbagai macam penyakit, sehingga membuat kamu tetap fokus menjalankan aktivitas sehari-hari.

Meskipun demikian, ada kalanya daya tahan tubuh seseorang bisa menurun karena beberapa faktor, di antaranya, permasalahan psikis, kurangnya nutrisi tubuh, atau masalah kesehatan tubuh lainnya.

Beberapa masalah kesehatan tersebut bisa ditandai dengan perubahan tertentu. Hal tersebut penting diperhatikan sejak awal agar bisa diantisipasi dengan baik. Berikut tiga hal yang kelihatannya biasa namun jadi tanda tubuh butuh bantuan.

1. Kuku gampang rapuh

ilustrasi tangan (unsplash.com/unsplash+)
ilustrasi tangan (unsplash.com/unsplash+)

Apakah kamu juga pernah memiliki keluhan kuku gampang patah atau rapuh?  Jika iya, hal tersebut juga tidak boleh disepelekan. Meskipun merupakan masalah umum yang sering dihadapi banyak orang, tetapi menjadi tanda sejumlah masalah kesehatan tubuh yang mungkin tidak disadari.

Dilansir Healthline, kuku terbuat dari lapisan protein yang disebut keratin. Tak hanya di kuku, keratin juga menjadi bagian penyusun sel rambut dan tubuh manusia.  Beberapa kondisi dan penyakit dapat membuat kuku rapuh dan mudah patah.

Faktanya menurut Harvard Medical School, 27 persen wanita memiliki kuku rapuh yang disebut juga Onikoschizia. Penyebab kuku rapuh bisa dipengaruhi faktor internal dari dalam tubuh serta faktor eksternal atau lingkungan.

Faktor penyebab kuku mudah rapuh tersebut yaitu anemia. Melansir Medical News Today,  Anemia atau kondisi ketika tubuh kekurangan hemoglobin serta zat besi juga bisa jadi penyebab kuku rapuh.

Hemoglobin adalah protein yang membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Selain kuku rapuh dan mudah patah, gejala utama anemia adalah kelelahan ekstrem. Maka dari itu untuk mengantisipasi hal tersebut, kamu bisa konsumsi makanan yang kaya akan zat besi seperti bayam, konsumsi vitamin, serta cukupi kebutuhan protein.

2. Haid sering telat atau gak teratur

ilustrasi wanita pusing (unsplash.com/unsplash+)
ilustrasi wanita pusing (unsplash.com/unsplash+)

Menstruasi yang terlambat biasanya ada kaitannya dengan tanda awal kehamilan. Namun sebenarnya tidak selalu begitu. Haid yang terlambat juga bisa menjadi tanda gejala masalah kesehatan.

Umumnya siklus haid yang normal yaitu 21-35 hari, dan dapat dihitung dari hari terakhir menstruasi. Jika kamu tidak menstruasi selama lebih dari 35 hari, hal itu bisa dikatakan terlambat.

Menstruasi terlambat bisa disebabkan karena beberapa faktor seperti stres, PCOS (Polycystic Ovary Syndrome). Melansir Healthline, PCOS adalah kondisi yang menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak hormon Androgen. Kondisi ini bisa membuat menstruasi tidak teratur atau bahkan menghentikannya.

Jika mengalami keterlambatan menstruasi setidaknya lebih dari tiga periode dan tidak sedang hamil, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan solusi terbaik. Dengan demikian, dokter bisa memastikan keluhan seperti apa yang kamu alami, serta mendapatkan penanganan yang sesuai.

3.  Rambut rontok

ilustrasi rambut rontok (pexels.com/skitterphoto)
ilustrasi rambut rontok (pexels.com/skitterphoto)

Rambut rontok juga menjadi kondisi yang wajar dialami oleh sebagian orang. Namun kondisi ini juga tidak boleh disepelekan, sebab rambut yang rontok juga bisa menjadi tanda masalah kesehatan tertentu. Salah satunya yaitu menjadi indikasi bahwa tubuh kekurangan asupan nutrisi, seperti  kekurangan protein,  zat besi, atau zinc. Padahal, asupan nutrisi tersebut dibutuhkan untuk membantu mendukung folikel rambut agar tetap kuat.

Bukan hanya kekurangan asupan nutrisi, rambut rontok juga bisa menjadi tanda masalah kesehatan serius, salah satunya yaitu Alopecia Areata atau penyakit autoimun. Melansir Medical News Today, Alopecia Areata merupakan suatu kondisi autoimun yang memicu rambut rontok secara tiba-tiba. Pada kondisi ini sistem kekebalan menyerang folikel rambut, serta bagian tubuh sehat lainnya. Selain pada rambut, kondisi ini mungkin juga bisa menyebabkan kerontokan kecil pada alis dan bulu mata.

Jika mengalami kondisi tersebut, menghubungi dokter tentu menjadi solusi terbaik. Sebab dokter akan mendeteksi keluhan, sehingga diperoleh penanganan yang tepat. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan asupan nutrisi untuk mencegah kerontokan rambut, konsumsi beberapa makanan rekomendasi seperti bayam, telur, tempe, atau tahu. Meskipun begitu kerontokan rambut tidak selalu bisa dicegah, terutama jika penyebabnya merupakan faktor keturunan.

Beberapa keluhan seperti kuku gampang rapuh, misalnya, bisa menjadi salah satu indikasi masalah kesehatan. Meningkatkan kewaspadaan sangat penting dilakukan, ya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deryardli Tiarhendi
EditorDeryardli Tiarhendi
Follow Us

Latest Life Sumatera Selatan

See More

[QUIZ] Kamu Suka Oversharing Gak? Cek Lewat Kebiasaanmu Ini

06 Des 2025, 07:35 WIBLife