Pemkot Siapkan Teknis Salat Idul Fitri 2026 di Masjid Agung Palembang

- Pemerintah Kota Palembang menyiapkan teknis pelaksanaan Salat Idul Fitri 2026 di Masjid Agung SMB Jayo Wikromo, termasuk pengaturan parkir dan penempatan saf jamaah pria serta wanita.
- Pengaturan saf akan diperluas hingga kawasan Jembatan Ampera dan Jalan Jenderal Sudirman, dengan dukungan lintas sektor untuk keamanan serta penutupan total Jembatan Ampera selama salat berlangsung.
- Pemkot mengimbau warga datang lebih awal agar tertib dan nyaman, sementara Dinas Lingkungan Hidup menyiagakan petugas kebersihan pascaibadah di area sekitar masjid.
Palembang, IDN Times - Pemerintah Kota Palembang turut serta menyiapkan teknis pelaksanaan Salat Idul Fitri 2026 di Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) Jayo Wikromo. Termasuk pengaturan kantung parkir serta aturan penempatan saf tertib untuk jamaah pria dan wanita.
"Kita akan memetakan apa yang menjadi tugas dan kewajiban, termasuk penyiapan kantong parkir dan pengaturan jemaah," ujar Plt Asisten I Setda Kota Palembang, Sulaiman Amin, Senin (16/3/2026).
1. Antisipasi kepadatan jemaah saat lebaran

Diketahui, pelaksanaan Salat Idul Fitri di Masjid Agung Palembang setiap tahun sering dipadati jemaah. Biasanya, ketika salat berlangsung, penempatan saf pun menjadi tidak tertib akibat keramaian masyarakat dan warga yang tidak mengikuti aturan panitia.
"Pengaturan saf akan diperluas hingga ke kawasan Jembatan Ampera dan Jalan Jenderal Sudirman upaya antisipasi membludaknya jemaah," kata dia.
2. Jembatan Ampera akan ditutup selama salat berlangsung

Sulaiman menyampaikan, pengaturan jemaah saat Salat Idul Fitri 2026 nanti akan melibatkan lintas sektor, terutama untuk tim dan petugas pengamanan. Sebab lanjutnya, Pemkot maupun pengelola Masjid Agung tidak membatasi kuota jemaah yang ingin salat bersama di halaman dan sekitar masjid.
"Kita siapkan kantong parkir di Ulu dan Ilir, termasuk pengaturan jemaah agar jangan sampai terjadi jemaah melebihi imam. Kita juga sosialisasikan bahwa Jembatan Ampera akan tutup total selama salat berlangsung," jelas dia.
3. Petugas kebersihan akan disiagakan pascaibadah

Lebih lanjut, kata Sulaiman, Pemkot juga mengimbau agar warga tidak datang terlambat ke lokasi agar tidak terjadi kekacauan parkir maupun penempatan barisan salat. Menurutnya, kedatangan lebih awal akan menjamin kenyamanan dan keabsahan posisi jemaah saat salat dimulai.
Selain itu, jelas Sulaiman, pengaturan saf akan menjadi prioritas dan perhatian khusus bagi panitia. Terutama, personel di lapangan juga memastikan kebersihan sekitar masjid pascaibadah.
"Dinas Lingkungan Hidup akan menyiagakan petugas untuk membersihkan area Ampera dan sekitarnya segera setelah rangkaian salat selesai," kata dia.


















