Libur Lebaran 2026, Pasukan Oranye di Padang Tak Libur
DLH Kota Padang memastikan pasukan oranye tetap bekerja selama libur Idul Fitri 2026 demi menjaga kebersihan kota tanpa jeda layanan.
Sebanyak 478 operator LPS juga tetap bertugas, hanya dialihkan fokusnya ke area masjid pada hari H Lebaran untuk mengatasi lonjakan sampah.
Pemerintah memprediksi kenaikan volume sampah hingga 20 persen saat Lebaran , sehingga seluruh tim kebersihan diminta bekerja ekstra menjaga kenyamanan warga.
Padang, IDN Times - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang menyatakan tidak akan meliburkan tim oranye atau tim kebersihan selama libur Idul Fitri 2026 mendatang.
Kepala DLH Kota Padang, Fadelan Fitra Masta, mengatakan bahwa opsi tidak meliburkan pasukan oranye tersebut dilakukan agar Kota Padang tetap bersih selama libur Lebaran nantinya.
"Tidak ada libur selama Lebaran dan akan tetap bekerja seperti biasanya untuk menjaga kebersihan kota selama Lebaran Idul Fitri nantinya," katanya.
1. Operator LPS juga tidak diliburkan
Selain tim dari DLH Padang yang berjumlah 1.176 orang tersebut, Fadelan mengatakan bahwa pihaknya juga tidak akan meliburkan para operator Lembaga Pengelola Sampah (LPS).
"Untuk operator LPS yang berjumlah 478 juga tidak akan libur dan akan tetap mengambil sampah ke setiap rumah warga selama Lebaran nantinya," katanya.
Hanya saja, para operator LPS tersebut menurutnya tidak akan menjemput sampah ke rumah warga pada hari H Lebaran Idul Fitri yang ditentukan nantinya.
"Karena mereka akan dialihkan untuk mengumpulkan sampah di area masjid yang biasanya akan banyak sampah seperti kertas yang digunakan untuk alas tempat salat," katanya.
2. Apa tugas pasukan oranye saat lebaran?

Fadelan mengatakan, ia telah mengatur tugas yang akan dilakukan oleh para pasukan oranye pada saat hari H Lebaran Idul Fitri 2026 mendatang.
"Pada pagi hari sebelum salat Id, tim penyapuan akan terus bekerja untuk membersihkan lokasinya masing-masing sesuai dengan ketentuan," katanya.
Sementara, setelah salat Id nantinya, tim tersebut akan kembali diturunkan untuk melakukan pembersihan di lokasi-lokasi tertentu seperti Masjid Raya Nurul Iman Padang yang digunakan sebagai tempat salat Id oleh Pemkot Padang.
3. Kenaikan sampah 15-20 persen

Fadelan mengatakan, hal tersebut dilakukan karena pihaknya memprediksi akan terjadi kenaikan jumlah sampah di Kota Padang selama libur Lebaran nantinya.
"Kami memperkirakan kenaikan jumlah sampah nantinya berada pada angka 15 sampai 20 persen dibanding hari biasanya. Makanya tim harus bekerja lebih ekstra," katanya.
Menurutnya, dengan kerja keras pasukan oranye tersebut nantinya akan membuat Kota Padang tetap bersih meski dalam keadaan libur Lebaran.
"Tentunya dengan Kota Padang yang lebih bersih, masyarakat bisa nyaman merayakan hari kemenangan dan kami akan tetap bekerja ekstra nantinya," katanya.


















