Menang Kontra Persiku, Pelatih Sumsel United Sempat Cemas Kalah

Sumsel United menang 5-1 atas Persiku Kudus di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, meski pelatih M Nasuha sempat cemas karena tim lawan menyamakan skor dan mengontrol laga babak pertama.
Kemenangan kandang ini membawa Laskar Juaro naik ke peringkat kelima Pegadaian Championship 2026/2027. Nasuha memuji permainan cepat pemain yang kembali fokus pada taktik setelah evaluasi di ruang ganti.
Pergantian pemain disebut mengubah pertandingan dan menjaga serangan Sumsel United. Nasuha menyoroti cuaca serta gangguan pernapasan kiper Ramadhan, sambil meminta tim terus memperbaiki permainan.
Palembang, IDN Times - Pelatih Sumsel United M Nasuha mengaku sempat cemas menghadapi Persiku Kudus pada 10 Oktober kemarin, meski berhasil memenangkan laga tuan rumah di Stadion Gelora Sriwijaya (GSJ) Jakabaring dengan skor telak 5-1.
"Babak pertama memang tidak berjalan baik. Setelah unggul, lawan justru mampu mengontrol pertandingan dan berhasil menyamakan kedudukan," ujarnya, dikutip Minggu (11/10/2026).
1. Puji permainan Sumsel United bermain dengan impresif

Pemain Sumsel United (Dok. Media Officer) Berhasil meraih tren positif di pertandingan kandang dengan poin penuh, kini Laskar Juaro bergeser ke peringkat kelima klasemen Pegadaian Championship 2026/2027. Nasuha menyampaikan, saat berlaga, dirinya juga mengapresiasi anak asuhnya karena bermain cepat dan maksimal di lapangan.
"Anak-anak menunjukkan permainan impresif. Walau tim lawan sempat unggul, Sumsel United berhasil membalas skor. Di ruang ganti juga mengingatkan pemain untuk tidak mengikuti gaya bermain lawan dan fokus pada taktik strategi yang sudah disiapkan," jelas dia.
2. Pergantian pemain jadin salah satu faktor Sumsel United menang

Sumsel United vs Persiku di Stadion GSJ Palembang (Dok. Media officer untuk IDN Times) Menurut eks pemain timnas ini, dirinya juga menyoroti pergantian pemain yang dilakukan. Dedi Hartono yang masuk menggantikan Tegar Hening Pangestu dan Wahyu Poru mengisi posisi Frank Sokoy serta Daffa Trihardi yang menggantikan Aidil Subhi, mampu mengubah jalan pertandingan.
"Kami bersyukur pergantian yang dilakukan mampu mengubah jalannya pertandingan. Setelah berhasil unggul kembali, pemain tidak kehilangan fokus dan terus menyerang," kata Nasuha.
3. Sumsel United sulit berlaga di kandang efek cuaca berasap

Pelatih Sumsel United M Nasuha (Dok. IDN Times) Lebih lanjut, dia menyampaikan, ke depan Sumsel United akan terus berupaya mempertahankan tren positif baik di laga kandang maupun pertandingan away. Nasuha mengaku, setiap pertemuan adalah pertandingan sulit, khususnya ketika menjamu Persiku Kudus di Stadion GSJ Palembang.
"Laga ini cukup berat karena cuaca yang tidak terlalu baik di sini (Palembang), bahkan tadi penjaga gawang Ramadhan harus ditarik keluar karena mengalami gangguan pernapasan. Jadi hasil ini sangat kami syukuri, namun pemain tidak boleh cepat puas karena secara permainan banyak hal yang mesti kami tingkatkan ke depannya," jelas dia.




















