Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Menang Tipis 1-2 dari Persiku Kudus, Semen Padang FC Raih 3 Poin

Kota Padang
3 min read
Menang Tipis 1-2 dari Persiku Kudus, Semen Padang FC Raih 3 Poin
Laga Persiku Kudus vs Semen Padang FC (Foto: MO Semen Padang FC)
  • Semen Padang FC mengakhiri tiga hasil buruk dengan menang 2-1 atas Persiku Kudus pada laga ketujuh Liga Championship Indonesia 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul.

  • Savio Roberto membuka keunggulan lewat penalti menit ke-43, Persiku menyamakan skor melalui tendangan jarak jauh Muhammad Isa pada menit ke-54.

  • Stefano Lilipaly mencetak gol kemenangan menit ke-66; Semen Padang kini berada di peringkat keenam Grup A dengan 10 poin, sementara Persiku tetap terbawah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Padang, IDN Times - Setelah menuai 3 hasil buruk di Liga Championship Indonesia musim 2026/2027, Semen Padang FC akhirnya bangkit dengan perolehan kemenangan pada laga ke-7 saat menantang Persiku Kudus pada Sabtu (24/10/2026) malam.

Skor tipis 1-2 membuat tim berjuluk Kabau Sirah itu bisa meraih 3 poin pada laga yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul.

  1. 1. Sulit menciptakan gol di babak pertama

    Para pemain Persiku Kudus dan Semen Padang FC bertanding dalam laga sepak bola di lapangan stadion.
    Laga Persiku Kudus vs Semen Padang FC (Foto: MO Semen Padang FC)

    Pertandingan berlangsung sengit sejak babak pertama dimulai. Semen Padang FC yang berupaya mencuri poin di kandang lawan kesulitan untuk bisa menciptakan gol meski memiliki beberapa peluang. Gol yang diincar baru bisa tercipta pada menit ke-43 melalui pemain Savio Roberto melalui titik putih. Pemain asing itu menciptakan gol penalti untuk keunggulan Semen Padang FC.

    Hadiah penalti tersebut didapatkan setelah pemain Persiku Kudus melakukan handball di dalam kotak terlarang saat mengantisipasi umpan silang Nofri Setiawan. Gol tunggal dari tendangan penalti tersebut menjadi gol satu-satunya yang tercipta pada babak pertama dan Semen Padang FC bisa unggul sepanjang 45 menit.

  2. 2. Hampir ditahan imbang

    Para pemain Semen Padang FC dan Borneo FC menjalani laga uji coba di lapangan sepak bola dalam pertandingan persahabatan.
    Laga uji coba Semen Padang Fc menghadapi Borneo FC (Foto: Semen Padang FC)

    Memasuki babak kedua, Persiku Kudus meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan. Upaya tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-54 melalui gol spektakuler Muhammad Isa.

    Pemain Persiku itu melepaskan tendangan jarak jauh dari sekitar garis tengah lapangan. Bola meluncur melewati penjagaan kiper Semen Padang FC dan bersarang di gawang Kabau Sirah. Gol tersebut berpotensi menjadi salah satu gol terbaik musim ini karena tercipta dari jarak yang sangat jauh.

    Skor berubah menjadi 1-1 dan pertandingan kembali terbuka. Namun, Semen Padang FC tidak membutuhkan waktu lama untuk kembali unggul. Stefano Lilipaly yang masuk sebagai pemain pengganti menjadi pembeda bagi Kabau Sirah.

    Pada menit ke-66, Lilipaly sukses memanfaatkan kemelut di depan gawang Persiku Kudus untuk mencetak gol penentu kemenangan. Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 2-1 untuk Semen Padang FC dan mendekatkan peluang Kabau Sirah menuju kemenangan.

    Persiku berusaha mencari gol penyeimbang pada sisa pertandingan, tetapi keunggulan Kabau Sirah mampu dipertahankan hingga peluit panjang dibunyikan. Beberapa peluang yang berhasil tercipta di menit-menit akhir tak mampu membuat Persiku terhindar dari kekalahan.

  3. 3. Kemenangan yang berharga

    Para pemain Persiku Kudus dan Semen Padang FC bertanding dalam laga sepak bola di lapangan hijau stadion.
    Laga Persiku Kudus vs Semen Padang FC (Foto: MO Semen Padang FC)

    Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Semen Padang FC untuk memperbaiki performa pada pertandingan berikutnya. Meski masih berada di peringkat keenam dengan 10 poin, tambahan angka tersebut menjaga peluang Kabau Sirah untuk bersaing di papan klasemen Grup A.

    Di sisi lain, Persiku Kudus harus kembali menelan kekecewaan setelah gagal memanfaatkan kesempatan bermain di kandang sendiri. Kekalahan ini membuat mereka tetap berada di posisi terbawah klasemen sementara.

    Bagi Kabau Sirah, kemenangan di Bantul bukan hanya soal tambahan tiga poin, tetapi juga momentum untuk membangun konsistensi dan memperbaiki posisi di klasemen pada pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More