Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kalah dari Arema, Pelatih Semen Padang Akui Ada Sejumlah Kesalahan

Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Intinya sih...
  • Dejan mengakui kekalahan 3-0 dari Arema FC karena kesalahan yang memaksimalkan gol pertama.
  • Anak asuhnya bermain bagus 30 menit pertama, tetapi tertinggal satu gol membuat babak kedua semakin berat.
  • Strategi sudah diubah mulai dari formasi hingga serangan, namun kesalahan tersebut akan dijadikan evaluasi untuk laga selanjutnya.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Padang, IDN Times - Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic mengakui kekalahan yang dialami dari Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Minggu (15/2/2025) karena beberapa kesalahan yang terjadi sepanjang pertandingan.

"Memang ada beberapa kesalahan-kesalahan yang terjadi dan Arema memaksimalkan itu menjadi sebuah gol seperti gol pertama itu," katanya saat konferensi pers usai pertandingan.

Semen Padang FC terpaksa tunduk dari Arema FC dengan skor akhir 3-0 dan harus puas dengan tidak bisa menambah poin pada laga pekan ke-21 yang telah dijalani.

1. Bermain bagus 30 menit pertama

Dejan menyatakan bahwa anak asuhnya telah bermain bagus sejak menit awal pertandingan dan telah bekerja keras untuk bisa menciptakan gol terlebih dahulu.

"Tetapi pada menit ke-30 kita ada terjadi kesalahan dan Arema akhirnya bisa menciptakan gol terlebih dahulu. Itu membuat pekerjaan kita semakin berat," katanya.

Menurutnya, dengan satu gol yang diciptakan oleh Vinicius pada menit ke-29 tersebut membuatnya harus memutar otak dan mengatur strategi kembali untuk bisa menyusul skor.

"Setelah itu kita masih ada beberapa peluang-peluang untuk menciptakan gol. Tapi kita belum bisa mendapatkan gol itu," katanya.

2. Babak kedua semakin berat

antarafoto-arema-kalahkan-semen-padang
Arema FC mengalahkan Semen Padang dengan skor akhir 3-0. (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

Karena tertinggal satu gol di babak pertama, Dejan memacu anak asuhnya untuk bisa melakukan serangan ke lini pertahanan Arema FC untuk mengimbangi kedudukan.

Tetapi, kesalahan yang dilakukan oleh Rendy Octario pada menit ke-52 membuat gawangnya kembali kebobolan untuk kedua kalinya pada pertandingan tersebut.

"Menit 58 kita mencoba melakukan serangan dan Arema berhasil mendapatkan counter attact dan berhasil mendapatkan gol ketiga," katanya.

Meski begitu, Dejan mengatakan bahwa anak asuhnya telah bekerja keras untuk bisa mendapatkan poin pada laga tersebut, tetapi harus puas dengan kekalahan yang didapatkan.

3. Sudah ubah strategi

Dejan mengatakan, sejak babak pertama hingga babak kedua ia telah melakukan hal yang maksimal dengan melakukan berbagai perubahan dalam serangan agar bisa mendapatkan gol.

"Kita sudah mengubah formasi mulai dari 4-3-3 dan diubah menjadi 4-4-2 dan kita menggunakan 2 striker agar memaksimalkan serangan. Tapi masih belum ada gol," katanya.

Ia mengatakan, kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam laga tersebut menurutnya akan dijadikan bahan evaluasi pada laga selanjutnya agar tidak terjadi lagi.

"Pekan depan kita menghadapi Malut di kandang. Ini akan dijadikan pembelajaran dan evaluasi untuk laga nantinya agar bisa mendapatkan poin," katanya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest Sport Sumatera Selatan

See More

Sumsel United Evaluasi Set Piece Jelang Lawan Garudayaksa FC

15 Feb 2026, 19:54 WIBSport