Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kalah 3-0 dari Arema FC, Semen Padang Gagal Keluar dari Zona Degradasi

antarafoto-arema-kalahkan-semen-padang
Arema FC mengalahkan Semen Padang dengan skor akhir 3-0. (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)
Intinya sih...
  • Arema FC unggul 1-0 di babak pertama melalui gol Joel Vinicius, meski Semen Padang FC mencoba memberikan tekanan.
  • Di babak kedua, Arema FC menambah keunggulan menjadi 3-0 melalui gol Gustavo Franca dan Joel Vinicius.
  • Semen Padang FC gagal keluar dari zona degradasi setelah kalah 3-0, tetap berada di zona berbahaya dengan 15 poin.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Padang, IDN Times - Semen Padang FC gagal mendapatkan poin di kandang Arema FC pada laga pekan ke-21 BRI Super League musim 2025/2026 yang berlangsung pada Minggu (15/2/2026) di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Tim berjulukan Kabau Sirah itu terpaksa harus tunduk dari tuan rumah dengan skor akhir 3-0, meski telah berupaya untuk bisa mencetak gol ke gawang Arema FC.

Kekalahan pertama di putaran kedua tersebut membuat Semen Padang FC gagal keluar dari zona degradasi dan tetap berada di zona berbahaya seperti putaran pertama lalu.

1. Semen Padang tertinggal 0-1 di babak pertama

Dimulainya babak pertama, Arema FC langsung memberikan tekanan ke lini pertahanan tim tamu untuk bisa mencuri poin pada menit awal pertandingan.

Lini pertahanan Semen Padang FC yang dijaga oleh Angelo Menesses dan kawan-kawan masih sulit untuk ditembus. Arema FC masih sulit untuk bisa melancarkan tendangan ke arah gawang yang dijaga oleh Rendy Oscario.

Pada menit ke-11, Semen Padang FC mencoba memberikan tekanan ke lini pertahanan Arema FC. Tetapi, upaya tersebut masih bisa digagalkan oleh Gabriel Silva dan kawan-kawan.

Hansamu Yama dan kawan-kawan tetap mencoba memberikan tekanan demi tekanan ke lini pertahanan Semen Padang FC dengan berbagai skema serangan yang diatur. Upaya itu tidak sia-sia, pada menit ke-29 Joel Vinicius akhirnya memecah kebuntuan dan berhasil menyarangkan si kulit bundar ke gawang Rendy Oscario.

Arema FC akhirnya bisa unggul dan mencoba mengubur mimpi sang tamu yang datang dengan kekuatan penuh untuk bisa membawa pulang poin.

Meski telah tertinggal satu gol, Alhassan Wakaso dan kawan-kawan mencoba untuk bangkit dan mencoba memberikan tekanan untuk memperoleh peluang menciptakan gol.

Meski telah mencoba beberapa kali, tetapi Semen Padang FC masih belum berhasil menyamakan kedudukan dari sang tuan rumah yang lebih dulu unggul. Hingga akhir babak pertama, skor masih tetap sama 1-0 dan Semen Padang FC masih tertinggal dari Arema FC yang bermain dengan sangat gencar sejak babak pertama.

2. Kebobolan dua gol di babak kedua

antarafoto-arema-kalahkan-semen-padang
Arema FC mengalahkan Semen Padang dengan skor akhir 3-0. (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

Dimulainya babak kedua, Marcos Vinicius Santos langsung melakukan pergantian pemain. Mantan kapten Semen Padang FC, Leo Guntara dimasukkan dan Ikhsan Lestaluhu ditarik keluar.

Arema FC yang sudah dalam keadaan unggul tidak menurunkan intensitas serangannya ke lini pertahanan Semen Padang FC dan terus menggempur untuk bisa menambah keunggulan.

Menit 52, Gustavo Franca akhirnya menambah keunggulan Arema FC melalui sepakan keras ke arah kanan gawang Randy Octario yang terpaku dan tak mampu membaca arah tendangan tersebut.

Dengan gol kedua tersebut, Arema FC semakin percaya diri untuk bisa mendapatkan kemenangan. Tetapi, Singo Edan tidak menurunkan intensitas serangannya.

Menit ke-57, Joel Vinicius mendapatkan sebuah peluang melalui umpan cepat yang dilesatkan Hansamu Yama dan ia harus satu lawan satu dengan Rendy Octario.

Sepakan keras ke arah kanan gawang tak mampu ditepis oleh Rendy Octario dan Arema FC kembali menambah keunggulannya dari tamunya dengan skor 3-0.

Meski telah tertinggal jauh, Dejan Antonic terus mencoba mengubah taktik untuk bisa menciptakan peluang dan memperkecil ketertinggalan. Pemain terus diganti. Mulai dari Maicon, Ricki Ahriansyah hingga Diego Mauricio dimasukkan untuk menggantikan pemain lainnya.

Meski telah melakukan pergantian, pemain Semen Padang FC masih belum mampu menciptakan peluang yang menyulitkan Adi Satrio yang senantiasa berada di bawah mistar Arema FC.

Menit ke-70, gawang Rendy Octario kembali dalam bahaya. Sebuah skema serangan yang diatur Arema FC membuat pemain Semen Padang FC kesulitan.

Tetapi, tendangan yang dilesatkan oleh Gabriel Silva masih mampu dibaca dengan baik oleh Rendy dan peluang itu hanya menghasilkan tendangan penjuru saja.

Menit 73, Semen Padang FC akhirnya mendapatkan sebuah peluang dari bola mati usai Diego Mauricio dilanggar di area yang cukup berbahaya. Tendangan yang dieksekusi oleh Froese terbuang sia-sia saat bola melambung tinggi di atas mistar gawang.

Arema FC terus memberikan tekanan ke lini pertahanan Semen Padang FC untuk tetap menambah keunggulan dari sang tamu. Beberapa peluang yang didapatkan sangat membahayakan gawang yang dijaga oleh Rendy Oscario.

Hingga akhir pertandingan, Semen Padang FC masih belum mampu menciptakan gol baik untuk memperkecil ketertinggalan maupun untuk menyamakan kedudukan. Hal yang sama juga terjadi pada tuan rumah Arema FC yang puas dengan kemenangan 3-0

3. Gagal keluar dari zona degradasi

Dengan kekalahan yang diperoleh dari Arema FC, Semen Padang FC gagal untuk keluar dari zona degradasi dan tetap menemani Persijap Jepara dan Persis Solo.

Dengan gagalnya mendapatkan poin pada laga pekan ke-21 ini, Semen Padang FC masih tetap memiliki 15 poin dengan catatan 4 kali kemenangan, 3 kali seri dan 14 kali mengalami kekalahan.

Selain itu, posisi PSBS Biak yang terpaut 2 poin dengan Semen Padang FC masih bisa bernapas lega, karena tim tersebut masih menyisakan satu pertandingan pada pekan ke-21 ini dan akan bisa membuat jarak dari zona degradasi.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest Sport Sumatera Selatan

See More

Sumsel United Evaluasi Set Piece Jelang Lawan Garudayaksa FC

15 Feb 2026, 19:54 WIBSport