TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Intip Menu Makanan Paskibraka Sumsel, Tinggi Protein dan Gizi Seimbang

Melalui penghitungan gizi dan kalori Dinkes Sumsel

Pskibraka Sumsel Berlatih di Griya Agung Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Palembang, IDN Times - Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Tingkat Provinsi Sumatra Selatan (Paskibraka Sumsel), mendapat menu makanan yang terjaga agar memiliki daya tahan tubuh yang kuat selama berlatih di lapangan.

Selain harus tinggi protein, anggota Paskibraka Sumsel wajib mengonsumsi vitamin untuk memenuhi kebutuhan stamina sesuai penghitungan gizi, serta kalori yang diatur panitia medis di bawah tanggung jawab Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel.

"Menunya normal seperti makanan sehari-hari, bedanya gizi diatur seimbang pihak Dinkes Sumsel agar lebih tahan stamina," ujar Iptu Muhammad Dedy Wijaya, anggota Satuan Brimob Polda Sumsel sekaligus Koordinator Pelatih Paskibraka 2020 di Lapangan Griya Agung Palembang, Kamis (13/8/2020).

Baca Juga: 91 Napi di Sumsel Bebas Saat Terima Remisi Kemerdekaan

1. Anggota paskibraka Sumsel makan lima kali sehari

Pskibraka Sumsel Berlatih di Griya Agung Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Karena ketika para paskibraka berlatih di lapangan, energi pun lebih cepat terkuras. Menurut panitia, sangat penting untuk melakukan penyesuaian agar seimbang. Bila tidak dihitung dengan baik, justru kondisi dan daya tahan tubuh anggota Paskibraka Sumsel melemah.

"Dalam sehari lima kali makan, tiga kali makan nasi pagi sarapan, siang dan makan malam. Kemudian dua kali makanan ringan atau snack, setelah latihan pagi dan jam 3 sore," kata dia.

2. Selama masa karantina seminggu, paskibraka Sumsel konsumsi susu dan telur

Pskibraka Sumsel Berlatih di Griya Agung Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Saat masa karantina selama enam hari, anggota Paskibraka Sumsel rutin konsumsi telur ayam dan susu untuk memenuhi kebutuhan protein. Sedangkan untuk kalori, ditunjang nasi dan lauk-pauk ayam, ikan, serta daging dengan kadar gizi seimbang.

"Biasanya kalau tidak pandemik COVID-19 mereka karantina 12 hari, makanan langsung dari hotel tapi dipantau Dinkes," terang Dedy.

3. Tidak diperkenankan makanan pedas, asam, dan berminyak

Pskibraka Sumsel Berlatih di Griya Agung Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Meski porsi menu makanan anggota Paskibraka tidak berbeda jauh dari keseharian, namun hal yang mesti diperhatikan adalah larangan mengonsumsi makanan pedas, asam dan berminyak secara berlebih. Larangan itu untuk mencegah munculnya penyakit pencernaan.

"Buah-buahan pasti, dan mereka dilarang makan gorengan. Takutnya memicu sakit mag atau tenggorokan. Tapi menu mereka tetap ada rasa gurih artinya tidak berlebih, benar-benar jaga kesehatan," jelas dia.

Baca Juga: Digelar Sederhana, Upacara HUT ke-75 RI di Istana Hanya 8 Paskibraka

https://www.youtube.com/embed/szsxkHb8EUo
Berita Terkini Lainnya