Pemkot Target Pertumbuhan Ekonomi Palembang 2026 Lampaui 5,82 Persen

- Pemerintah Kota Palembang menarget pertumbuhan ekonomi di atas 5,82 persen hingga 2026.
- Ekonomi Palembang mengalami tren positif dan peningkatan berkat program RPJMN di daerah.
- Langkah konkret untuk mencapai target tersebut antara lain mempercepat realisasi APBD, meningkatkan investasi, dan menyesuaikan infrastruktur.
Palembang, IDN Times - Pemerintah Kota Palembang menargetkan nilai pertumbuhan ekonomi sepanjang 2026 bisa melampaui target 5,82 persen atau digenjot melebihi angka tahun 2025.
"Ekonomi Sumsel Triwulan III dari data BPS naik 5,82 persen dan tren ini (nilai pertumbuhan) harus melebihi (5,82 persen) pada 2026," ujar Sekretaris Daerah Palembang Aprizal Hasyim dalam rilis yang diterima, Jumat (13/2/2026).
1. Ingatkan soal capaian ekonomi positif hasil sinergi

Diketahui berdasarkan data Badan Pusat Statistik, ekonomi Palembang mengalami tren positif secara berturut-turut. Terbukti pada Triwulan I tahun 2025 di angka 5,14 persen, Triwulan II senilai 5,60 persen dan di akhir tahun sebesar 5,82 persen.
"Capaian ini adalah buah dari sinergi kita semua. Namun, kita tidak boleh cepat puas," kata Aprizal.
2. Harapkan Palembang jadi motor penggerak program RPJMN

Dia mengklaim peningkatan ekonomi Palembang dalam tren baik berkat program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) di daerah berjalan konsisten dan Pemkot fokus mengejar amanat RPJMN di angka 8 persen.
"Palembang harus menjadi motor penggerak utama untuk mewujudkan itu (Target RPJMN)," jelas dia.
3. Pemkot upayakan peningkatan penanaman modal di Palembang

Lebih lanjut, kata Aprizal, langkah konkret untuk menyempurnakan pencapaian RPJMN sesuai angka nasional adalah dengan mempercepat realisasi APBD untuk stimulus ekonomi daerah.
Termasuk upaya Pemkot meningkatkan investasi penanaman modal asing atau PMA serta Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Kemudian menyesuaikan infrastruktur daerah, pengendalian harga bahan pokok terutama inflasi dan pencegahan perdagangan ilegal ekspor-impor.
"Saya berharap lahir rencana aksi yang terukur. Kita harus menyatukan energi agar Palembang tidak hanya tumbuh secara angka, tetapi benar-benar menjadi kota yang berdaya dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya," jelas dia.


















