Hampers Kue Kering-Pecah Belah: Buah Tangan Favorit Imlek Palembang

- Pesanan hampers untuk perayaan Imlek 2026 di Palembang naik 35 persen dari tahun sebelumnya, mayoritas dari keturunan Tionghoa.
- Hampers menjadi tradisi perayaan Imlek, menggantikan pemberian Angpao, dengan kue kering nastar, kastengel, dan cookies premium sebagai pilihan utama.
- Hampers kategori pecah belah paling laris dengan desain elegan serta nuansa warna merah dan emas yang sesuai dengan suasana perayaan Imlek.
Palembang, IDN Times - Hampers atau bingkisan hadiah berupa kue kering dan paket pecah belah di Palembang jadi buah tangan favorit saat Imlek berlangsung. Bahkan, pesanan mengalami lonjakan signifikan sejak Januari 2026.
"Tiga minggu dari Januari sudah ramai. Padahal Februari baru perayaan," ujar Owner House of Merich, Carolina, pengrajin hampers di Jalan Mayor Santoso Palembang, Jumat (13/2/2026).
1. Hampers jadi simbol perayaan Imlek

Dia mengatakan, pesanan hampers untuk perayaan Imlek 2026 atau tahun 2577 Kongzili di Palembang naik hingga 35 persen dari tahun sebelumnya. Carolina menambahkan, pemesanan mayoritas adalah dari keturunan Tionghoa.
"Selain dibagikan kepada keluarga dan kerabat, biasanya bagi-bagi hampers diberikan kepada tamu yang datang bersilaturahmi saat puncak perayaan Imlek," jelasnya.
2. Kue kering nastar jadi favorit orderan hampers

Hampers, kata dia, memang menjadi tradisi ketika perayaan berlangsung. Selain menjadi simbol keberkahan, pembagian hampers termasuk pergeseran budaya dari kebiasaan pemberian angpao yang merupakan ciri khas ketika pergantian tahun.
"Kalau kue kering nastar, kastengel, dan cookies premium masih menjadi pilihan utama pelanggan," kata Carolina.
3. Pemesanan hampers Imlek tak hanya dari Palembang

Sementara lanjutnya, untuk hampers kategori pecah belah, produk paling laris manis seperti susunan piring saji, teko, dan cangkir dengan desain elegan serta nuansa warna merah dan emas yang dipesan.
“Hampers dengan kombinasi kue kering dan set pecah belah memang paling favorit. Biasanya konsumen memilih desain yang bernuansa Imlek agar lebih sesuai dengan suasana perayaan,” jelasnya.
Sedangkan untuk harga hampers yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp100 ribu sampai sejuta. Harga itu, kata dia, tergantung pada tingkat kerumitan pengerjaan.
“Pesanan di tempat kami juga datang dari luar daerah, bahkan luar provinsi, sehingga harus menambah jam kerja dan tenaga bantuan agar pesanan selesai tepat waktu," kata dia.


















