Samsat Sumsel Tutup Saat Lebaran, Dispensasi Denda hanya Tanggal 25 Maret

- Samsat Sumsel akan tutup selama 18–24 Maret 2026 untuk libur Idul Fitri dan kembali beroperasi normal pada 25 Maret 2026.
- Pemilik kendaraan yang jatuh tempo saat libur mendapat dispensasi tanpa denda jika membayar pajak pada 25 Maret 2026.
- Gubernur Sumsel mengapresiasi warga yang tetap taat membayar pajak kendaraan sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan daerah.
Palembang, IDN Times - Pelayanan Sistem Manunggal Satu Atap (Samsat) akan dihentikan sementara selama enam hari, mulai 18-24 Maret 2026. Penghentian layanan dilakukan selama libur nasional dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri.
"Kantor bersama Samsat dan Sentra layanan Samsat di Sumsel tidak melakukan pelayanan pada periode libur nasional dan cuti bersama. Pelayanan kembali dibuka secara normal saat hari pertama masuk kerja, 25 Maret 2026," ungkap Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumsel, Achmad Rizwan, Sabtu (14/3/2026).
1. Kendaraan jatuh tempo saat Lebaran tak kena denda

Rizwan menjelaskan, pemilik kendaraan yang jatuh tempo di tanggal libur nasional dan cuti bersama mendapat dispensasi pembayaran. Pemberian dispensasi meliputi penghapusan denda administratif jika melakukan pendaftaran kembali pada hari pertama operasional dibuka.
"Bagi kendaraan yang jatuh tempo pada saat libur cuti bersama, pendaftaran dapat dilakukan pada tanggal 25 Maret 2026 tanpa dikenakan denda," bebernya.
2. Jadwal dispensasi hanya berlaku satu hari

Rizwan meminta masyarakat segera mengurus kewajiban pajak kendaraan yang jatuh tempo pada hari pertama pelayanan Samsat dibuka kembali. Pasalnya, dispensasi yang diberikan hanya berlaku pada hari pertama masuk kerja setelah libur nasional.
"Namun, jika pendaftaran dilakukan lewat dari tanggal tersebut yakni 26 Maret 2026, maka sanksi administratif akan diberlakukan sesuai ketentuan," jelasnya.
3. Apresiasi masyarakat yang tetap bayar pajak jelang libur panjang

Senada, Gubernur Sumsel Herman Deru mengapresiasi masyarakat yang tetap patuh membayar pajak kendaraan meski di tengah suasana libur panjang. Menurutnya, partisipasi aktif warga menjadi kunci keberlanjutan pembangunan di Bumi Sriwijaya.
"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada masyarakat Sumsel yang telah ikut membangun daerah melalui pembayaran pajak secara tepat waktu. Capaian pembangunan yang kita rasakan saat ini adalah berkat partisipasi kita semua," jelasnya.


















