Polisi saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di rumah Yuni (Foto: Dok Yuni)
Barang-barang yang hilang antara lain satu unit laptop mini berukuran 10 inci berwarna merah, tiga unit telepon genggam, serta tiga unit hard disk eksternal. Telepon genggam tersebut terdiri atas Samsung Galaxy A12, Oppo warna emas, dan Xiaomi Redmi warna abu-abu. Selain itu, satu tas laptop merek Eiger berwarna hitam juga ikut raib.
Yuni mengatakan, dua telepon genggam yang ikut hilang baru disadarinya setelah pulang dari kantor polisi. Karena itu, kedua perangkat tersebut belum tercantum dalam laporan awal yang disampaikan kepada pihak kepolisian.
“Kerugian barang mungkin sekitar Rp10 juta. Namun, yang paling saya khawatirkan justru data-data di dalam perangkat tersebut, karena nilainya tidak bisa diukur dengan uang,” katanya.
Menurutnya, tiga hard disk eksternal yang dibawa pelaku memiliki kapasitas masing-masing sekitar 1 terabyte dan hampir penuh berisi data. Hilangnya perangkat tersebut membuatnya khawatir terhadap nasib dokumen, tulisan, arsip, serta berbagai data yang selama ini disimpan.
“Bayangkan saja, jika satu hard disk berkapasitas 1 terabita, berapa banyak data yang hilang jika tiga unit dibawa. Ketiganya hampir penuh,” ujarnya.
Selain data dalam hard disk, telepon genggam dan laptop yang hilang juga menyimpan kartu memori eksternal, salah satunya berkapasitas 36 GB. Kondisi itu semakin menambah kekhawatirannya atas kemungkinan hilangnya data penting yang belum tentu dapat dipulihkan.