Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PPIH Sumsel Bocorkan Daftar Menu Jemaah Haji, Apa Saja?
ujar PPIH Sumsel sekaligus Kadinkes provinsi, Trisnawarman (Dok. IDN Times)
  • PPIH Sumsel menyiapkan jadwal dan menu makanan bagi jemaah haji sejak di asrama hingga kepulangan, dengan rekomendasi dari dinas kesehatan agar aman untuk lambung.
  • Menu disusun tanpa rasa asam, pedas, atau minuman bersoda; rendang tetap disajikan namun dengan cita rasa ringan agar tidak mengganggu pencernaan jemaah.
  • PPIH juga membatasi konsumsi kopi, menyarankan susu atau air putih, serta melakukan pembinaan kesehatan melalui KBIH agar fisik jemaah tetap prima sebelum keberangkatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
20 April 2026

PPIH Sumsel melalui Trisnawarman menjelaskan bahwa menu jemaah haji disusun berdasarkan rekomendasi dinas kesehatan agar aman di lambung dan menjaga kondisi fisik, terutama bagi jemaah lanjut usia. Ia juga menegaskan larangan menu asam, pedas, dan minuman bersoda.

kini

PPIH Sumsel telah menyiapkan daftar menu termasuk rendang tanpa cabai berlebih serta membatasi konsumsi kopi. Pembinaan kesehatan jemaah dilakukan sejak dini melalui KBIH untuk menjaga kebugaran sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    PPIH Sumatra Selatan menyiapkan daftar menu makanan khusus bagi jemaah haji, dengan pengaturan sejak masa tinggal di asrama hingga keberangkatan dan kepulangan ke Indonesia.
  • Who?
    Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Sumatra Selatan bersama Dinas Kesehatan Provinsi yang dipimpin oleh Trisnawarman selaku Kepala Dinas Kesehatan.
  • Where?
    Kegiatan persiapan dan pengaturan menu dilakukan di Palembang, Sumatra Selatan, termasuk di asrama haji tempat jemaah menginap sebelum keberangkatan.
  • When?
    Pernyataan disampaikan pada Senin, 20 April 2026, menjelang keberangkatan jemaah haji dari wilayah Sumatra Selatan menuju Tanah Suci.
  • Why?
    Pengaturan menu dilakukan untuk menjaga kesehatan lambung dan kondisi fisik jemaah, terutama yang berusia lanjut, serta mencegah gangguan pencernaan selama perjalanan ibadah haji.
  • How?
    PPIH menetapkan menu tanpa rasa asam atau pedas berlebih, membatasi minuman bersoda dan kopi, serta menyarankan konsumsi susu, teh, atau air putih agar tubuh tetap prima selama ibadah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Petugas haji di Sumatra Selatan sudah siapin makanan buat orang yang mau pergi haji. Makanannya gak boleh asam, gak pedas, dan gak ada minuman bersoda. Ada rendang tapi gak pedas. Mereka juga disuruh jaga badan biar gak sakit perut dan tetap kuat waktu di pesawat dan di Tanah Suci.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Persiapan yang dilakukan PPIH Sumsel menunjukkan perhatian mendalam terhadap kenyamanan dan kesehatan jemaah haji. Dengan menyusun menu berdasarkan rekomendasi dinas kesehatan, termasuk pengaturan cita rasa agar aman di lambung dan menjaga stamina, langkah ini mencerminkan upaya profesional untuk memastikan perjalanan ibadah berlangsung lancar serta menenangkan bagi seluruh peserta, terutama yang lanjut usia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Sumatra Selatan telah menyiapkan jadwal dan pengaturan menu bagi jemaah yang akan berangkat ke Tanah Suci. Bagi para jemaah, pembagian menu makanan sudah tersusun sejak jemaah pertama kali masuk dan menginap di asrama hingga proses keberangkatan serta kembali ke Indonesia.

"Menu jemaah haji berdasarkan rekomendasi Dinas Kesehatan agar pemilihan menu aman di lambung para jemaah," ujar PPIH Sumsel sekaligus Kadinkes provinsi, Trisnawarman, Senin (20/4/2026).

1. Sediakan menu yang mengurangi risiko sakit perut

Ilustrasi jemaah haji (Dok. Kemenag Sumsel)

Dia mengatakan, selain memerhatikan kondisi lambung jemaah, skema menu jemaah yang diatur Dinas Kesehatan bertujuan agar kondisi fisik jemaah tetap prima. Terlebih, katanya, sebagian jemaah dalam kondisi lanjut usia.

"Ini juga menghindari risiko gangguan perut bagi jemaah saat berada di dalam pesawat menuju Tanah Suci," kata dia.

2. Menu jemaah haji disediakan yang tidak pedas dan asam

Ilustrasi jemaah haji (Dok. Kemenag Palembang)

Beberapa daftar menu jemaah haji yang dipersiapkan PPIH Sumsel yakni tidak menyediakan menu makanan asam atau terlalu asam. Hidangan yang diberikan bercita rasa original dan tidak ada menu yang pedas.

"Jangan yang asam, terlalu pedas serta tidak ada minuman bersoda seperti Coca-Cola dan sebagainya itu tidak kita anjurkan," jelasnya.

Lebih lanjut, Trisnawarman menyampaikan bahwa salah satu menu yang dipersiapkan yakni makanan lokal rendang. Tetapi untuk cita rasa, rendang tersebut tidak diberikan cabai berlebih.

"Ada yang baik walaupun ada cabai tapi tidak pedas, itu boleh," kata dia.

3. Jemaah haji dibatasi minum kopi

Jemaah haji tahun 2025 kloter 1 asal OKUT tiba di Bandara SMB II Palembang (Dok. Kemenag Sumsel)

Trisnawarman menambahkan, secara kesehatan, sebenarnya menu seperti rendang bisa diganti dengan makanan lain seperti daging ayam atau ikan. Tujuannya untuk meminimalisir risiko sakit perut yang berpotensi membuat jemaah bolak-balik ke toilet.

"Kami juga membatasi konsumsi kopi dan lebih menyarankan jemaah untuk mengonsumsi susu, teh, atau air putih selama pelaksanaan ibadah," jelas dia.

Sementara untuk pengecekan kesiapan kesehatan fisik para jemaah, PPIH telah melakukan pembinaan sejak dini melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).

Jemaah haji diedukasi untuk membatasi aktivitas fisik yang berlebihan, menjaga pola tidur, serta disiplin dalam mengonsumsi obat-obatan pribadi agar kondisi tubuh tetap prima saat keberangkatan.

"Kepada jemaah haji untuk memerhatikan aktivitas fisik. Harus dibatasi sebelum keberangkatan, jangan kurang tidur, makan dijaga, dan menjaga kesehatan. Mereka harus istirahat,” jelasnya.

Editorial Team