- Peninggalan – Batas Jambi (Km 206+800)
- Sungai Lilin – Betung (Km 113+200)
- Sungai Lilin – Betung (Km 70+100)
- Sungai Lilin – Betung (Km 142+500)
- Palembang – Betung (Km 15+800)
- Palembang – Betung (Km 20)
- Simpang Indralaya – Meranjat (Km 36+200)
- Meranjat – Kayuagung (Km 55)
- Kayuagung – Simpang Penyandingan (Km 75+300)
- Simpang Penyandingan – Lampung (Km 112)
- Simpang Penyandingan – Lampung (Km 122 dan Km 131+800)
Daftar Lokasi Rawan Macet di Sumsel saat Arus Mudik Lebaran 2026

- Dinas Perhubungan Sumsel menetapkan 22 titik rawan macet saat arus mudik Idul Fitri 2026, dengan dominasi di Jalur Lintas Timur sebagai jalur utama antarprovinsi.
- Faktor penyebab kemacetan meliputi volume kendaraan tinggi, aktivitas pasar tumpah, perlintasan kereta api, serta kondisi jalan yang menyempit di sejumlah wilayah.
- Pemerintah daerah berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait untuk pengaturan lalu lintas, penempatan petugas, serta pemasangan rambu demi kelancaran arus mudik dan balik.
Palembang, IDN Times - Kepala Dinas Perhubungan Sumatra Selatan, Musni Wijaya, menyampaikan ada 22 titik kawasan rawan macet saat arus mudik Idul Fitri 2026 berlangsung.
Wilayah tersebut diprediksi mengalami kepadatan lalu lintas tinggi dengan daerah terbanyak berada di Jalan Lintas Timur (Jalintim) sebagai jalur utama penghubung antarprovinsi di Pulau Sumatera.
"Faktor yang memicu kemacetan di titik-titik tersebut, di antaranya tingginya volume kendaraan, aktivitas pasar tumpah, perlintasan sebidang kereta api, hingga kondisi jalan yang menyempit," ujarnya, Kamis (12/3/2026).
1. Dishub Sumsel koordinasikan pemasangan rambu di kawasan padat lalu lintas

Musni mengatakan kawasan Jalintim merupakan area vital yang sering mengalami kemacetan sangat panjang karena padatnya arus lalu lintas. Sebab wilayah ini menghubungkan Sumsel, Lampung dan Jambi.
Dinas Perhubungan Sumsel, lanjutnya, akan berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait untuk menyiapkan langkah pengaturan lalu lintas dan penempatan petugas di titik rawan.
"Termasuk pemasangan rambu dan informasi lalu lintas bagi para pemudik," kata dia.
2. Harap arus mudik berlangsung lancar dan tertib

Ia menambahkan, koordinasi lintas instansi merupakan poin penting dalam mengantisipasi kepadatan lalu lintas. Sebab petugas di lapangan bertanggung jawab untuk memastikan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 di Sumsel berjalan aman
"Serta berlangsung tertib, lancar, dan terkendali," jelas Musni.

Kepala Dinas Perhubungan Sumatra Selatan, Musni Wijaya, menyampaikan ada 22 titik kawasan rawan macet saat arus mudik Idul Fitri 2026 berlangsung.
11 titik rawan kemacetan di Jalintim:
Sedangkan, 6 Titik Rawan Macet di Jalur Lintas Tengah (Jalinteng) meliputi:
- Muara Enim – Simpang Sugihwaras (Km 198)
- Muara Enim – Simpang Sugihwaras (Km 205)
- Muara Enim – Simpang Sugihwaras (Km 208)
- Simpang Sugihwaras – Baturaja (STA 12)
- Batas Musi Rawas – Tebing Tinggi (Km 293+850)
- Yos Sudarso – Lubuk Linggau (Km 368+120)
Titik rawan kemacetan jalur lintas penghubung, yaitu:
- Pagar Alam – Tanjung Sakti – Bengkulu (Km 311+160)
- Jalan Lingkar Kota Sekayu (Km 124+500)
- Prabumulih – Beringin (Km 92+050)
- Simpang Belimbing – Batas Muara Enim (Km 138)
- Simpang Belimbing – Batas Muara Enim (Km 147)

















