Ojol Palembang Tertipu Penumpang Ngaku Polisi, Motor Dibawa Kabur

- Pelaku berusaha meyakinkan korban dengan mengaku sebagai polisi dan meminjam motor untuk menjemput istrinya di Polrestabes Palembang.
- Korban berharap pelaku segera ditangkap karena mengalami kerugian sepeda motor senilai Rp18 juta.
- Polisi sedang menyelidiki laporan korban terkait penggelapan motor oleh pelaku yang mengaku sebagai polisi.
Palembang, IDN Times - Seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Herdi Gunawan (18), menjadi korban penipuan setelah penumpang yang dia antar, malah membawa kabur sepeda motor miliknya. Penumpang itu mengaku sebagai polisi, sehingga Herdi terperdaya.
"Dia pelaku mengaku sebagai polisi dan meminjam motor saya. Dari sana pelaku pergi dan tak kembali," ungkap Herdi, Selasa (20/1/2026).
1. Pelaku sempat berusaha meyakinkan korban

Herdi mengaku, kasus itu bermula ketika dia menjemput pelaku di kawasan 15 Ulu Palembang. Pelaku meminta diantar ke ke Polrestabes Palembang.
Sesampainya di sana, terlapor meminjam kendaraan korban dengan alasan untuk menjemput istrinya. "Dia bilang untuk meyakinkan, tanya saja ke Polrestabes Palembang nama dia. Andre Tabes, semua orang tahu," jelas dia.
2. Korban berharap pelaku segera ditangkap

Setelah menunggu beberapa waktu, terlapor tak kunjung datang mengembalikan kendaraannya. Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sepeda motor jenis Yamaha NMAX nomor polisi BG 6734 JAX yang ditafsir senilai Rp18 juta.
"Saya harap pelaku segera ditangkap, dan motor saya segera dikembalikan," jelas dia.
3. Polisi dalami laporan korban

Sementara, Panit SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Hendra membenarkan laporan korban terkait penggelapan. Saat ini laporan tersebut tengah diselidiki oleh Satreskrim Polrestabes Palembang.
"Laporan sudah kami terima dan diteruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan pemeriksaan," jelas dia.


















