Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Masuk Pusaran Air, Pengemudi Speedboat di Sumsel Hilang
Tim SAR melakukan pencarian pengemudi speedboat yang hilang di pusaran air OKI (Dok. Tim Sar Palembang)

  • Seorang pengemudi speedboat bernama Iwan hilang di pusaran air perairan Desa Sukaraja, OKI, saat berlayar dari Banyuasin menuju Kayuagung bersama dua penumpang.
  • Dua penumpang berhasil diselamatkan warga, sementara Iwan dinyatakan hilang setelah speedboat tersedot pusaran air meski sebelumnya telah diperingatkan warga untuk menghindari jalur berbahaya.
  • Tim SAR Palembang membagi dua unit pencarian dengan perahu karet dan menyisir area hingga radius 5 km, sambil mengimbau masyarakat berhati-hati serta memakai alat keselamatan di perairan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
21 Maret 2026

Speedboat yang dikemudikan Iwan hilang setelah tersedot pusaran air di perairan Desa Sukaraja, OKI. Dua penumpang berhasil diselamatkan warga, sementara Iwan dinyatakan hilang.

22 Maret 2026

Kepala Kantor SAR Palembang membenarkan kejadian dan menyatakan tim SAR gabungan melakukan pencarian korban dengan menyisir area sekitar lokasi kejadian.

kini

Tim SAR masih melakukan pencarian dengan dua unit SRU menggunakan perahu karet dan berkoordinasi dengan masyarakat di sepanjang pesisir sungai.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Seorang pengemudi speedboat dilaporkan hilang setelah kapal yang dikemudikannya tersedot pusaran air di perairan Desa Sukaraja, Kecamatan Pedamaran, Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan.
  • Who?
    Korban bernama Iwan, berusia 35 tahun, merupakan pengemudi speedboat yang berlayar bersama dua penumpang. Dua penumpang berhasil diselamatkan warga sekitar.
  • Where?
    Kejadian terjadi di perairan Desa Sukaraja, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatra Selatan.
  • When?
    Peristiwa berlangsung pada Sabtu, 21 Maret 2026 sekitar pukul 18.30 WIB dan pencarian korban masih dilakukan hingga Minggu, 22 Maret 2026.
  • Why?
    Kapal tersedot ke dalam pusaran air saat melanjutkan perjalanan meski sebelumnya telah diperingatkan warga untuk tidak melewati jalur berbahaya tersebut.
  • How?
    Pusaran air menyebabkan speedboat kehilangan kendali dan tenggelam. Tim SAR gabungan kini menyisir area radius lima kilometer menggunakan perahu karet untuk mencari korban yang belum ditemukan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada kapal cepat di sungai Sumsel yang masuk pusaran air dan tenggelam. Sopirnya namanya Iwan, dia hilang. Dua orang teman di kapal itu selamat karena ditolong warga. Sekarang tim SAR pakai perahu karet cari Iwan di air dan pinggir sungai. Mereka masih berusaha supaya Iwan bisa ditemukan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Seorang pegemudi speedboat atau kapal cepat hilang di pusaran air perairan Desa Sukaraja, Kecamatan Pedamaran, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan, Sabtu (21/3/2026).

Informasi tersebut dibenarkan Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin. "Tim SAR Gabungan berupaya melakukan pencarian terhadap korban dengan menyisir area yang telah ditentukan," ujar Raymond, Minggu (22/3/2026).

1. Speedboat membawa tiga orang

Ilustrasi Sungai. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Diketahui, pengemudi speedboat bernama Iwan (35) hilang saat melakukan pelayaran dari Desa Semuntul, Banyuasin, menuju Kayuagung, OKI. Peristiwa itu dilaporkan setelah perahu tersedot pusaran air.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, speedboat membawa tiga orang, terdiri satu pengemudi dan dua penumpang. Dalam perjalanan, rombongan sempat menepi untuk menanyakan arah kepada warga setempat.

2. Upayakan korban cepat ditemukan

Tim SAR melakukan pencarian pengemudi speedboat yang hilang di pusaran air OKI (Dok. Tim Sar Palembang)

Saat itu, warga telah memperingatkan agar mereka memutar balik dan menggunakan jalur lain karena rute yang akan dilalui dinilai berbahaya, dengan banyak halangan serta adanya fenomena pusaran air atau “hole”.

Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan dan perjalanan tetap dilanjutkan. Sekitar pukul 18.30 WIB, speedboat yang mereka tumpangi tersedot ke dalam pusaran air hingga menyebabkan kecelakaan. Dua penumpang berhasil diselamatkan warga, sementara Iwan diduga terseret arus dan tenggelam dan dinyatakan hilang. "Kami berharap korban dapat segera ditemukan," kata Raymond.

3. Imbau masyarakat hati-hati beraktivitas di perairan

Saat ini tim masih melakukan pencarian korban. Tim dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) yang melakukan penyisiran di permukaan air menggunakan perahu karet dengan jangkauan hingga radius 5 kilometer persegi ke arah utara dari lokasi kejadian.

Selain itu, pencarian juga dilakukan dengan menyisir sisi kanan dan kiri sungai serta berkoordinasi dengan masyarakat di sepanjang pesisir.

Raymond mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di perairan, khususnya dengan memperhatikan kondisi jalur yang akan dilalui.

“Pastikan juga melengkapi diri dengan alat keselamatan seperti jaket pelampung guna meminimalkan risiko kecelakaan,” katanya.

Editorial Team