Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Isu Tawuran Siswa Merebak di Palembang, Polisi Gandeng Sekolah dan Ortu
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan (Dok: Polda Sumsel)

  • Isu tawuran siswa di Palembang menyebar lewat pesan berantai WhatsApp dan media sosial, memicu kekhawatiran orangtua serta mendorong respons cepat pemerintah kota dan kepolisian.
  • Polrestabes Palembang berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, sekolah, guru, dan polsek untuk memantau siswa, memberi imbauan, serta menyiapkan pengamanan di lingkungan sekolah.
  • Polisi meminta orangtua mengawasi aktivitas anak saat pergi dan pulang sekolah; Wali Kota Ratu Dewa meneruskan laporan keresahan warga kepada Polrestabes untuk ditindaklanjuti.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Isu tawuran siswa di Kota Palembang menjadi perhatian sejumlah pemangku kepentingan untuk bergerak melakukan pencegahan dini. Baik Pemkot dan Polrestabes Palembang telah berkoordinasi agar kejadian kekerasan tidak terjadi.

Isu ini muncul dan menyebar melalui media sosial terutama WhatsApp dalam bentuk pesan berantai. Hal ini memunculkan kekhawatiran orangtua sehingga mendapatkan respon cepat dari berbagai pihak.

"Polrestabes Palembang hingga kini sudah melakukan upaya mitigasi dan pencegahan agar tidak terjadi tawuran ini," ungkap Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, Selasa (18/8/2026).

1. Polisi lakukan pengamanan di sekolah

Ilustrasi Tawuran (Foto: IDN Times)

Menurut Sonny, pihaknya telah memerintahkan jajaran Polrestabes Palembang dan sejumlah polsek untuk berkoordinasi dalam mencegah isu tawuran. Polisi juga berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, pihak sekolah, hingga guru untuk memantau aktivitas para siswa sekaligus memberikan imbauan agar tidak terlibat tawuran.

"Kami sudah berkoordinasi dengan semua pihak untuk mencegah terjadinya tawuran dan akan melaksanakan pengamanan di sekolah," ujarnya.

2. Orangtua diminta lakukan pengawasan terhadap anaknya

Ilustrasi tawuran. (IDN Times/ Aditya Pratama)

Selain itu, polisi turut dikerahkan untuk memberikan imbauan kepada pihak sekolah agar para pelajar tidak berkumpul atau melakukan aktivitas yang berpotensi memicu bentrokan. Polisi juga meminta orang tua berperan aktif dalam mengawasi dan memastikan aktivitas anak-anak mereka.

"Pentingnya peran orang tua di sini untuk mengawasi anaknya saat pergi dan pulang sekolah," ungkapnya.

3. Wali Kota laporkan keresahan orangtua

Wali kota Palembang Ratu Dewa (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Diberitakan sebelumnya, isu tawuran di Kota Palembang semakin marak muncul di media sosial dan tersebar melalui pesan berantai. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran sejumlah orangtua di kota Palembang hingga menjadi bahasan di media sosial.

Keluhan itu juga disampaikan orangtua siswa kepada Wali Kota Palembang Ratu Dewa agar isu tawuran tidak berujung pada tawuran sungguhan. Menurut Dewa, laporan itu sudah dilaporkan pihaknya kepada tim di Polrestabes Palembang untuk ditindaklanjuti.

"Dari kemarin saya sudah koordinasi langsung dengan Pak Kapolrestabes. Ada beberapa sekolah memang yang terindikasi itu," ungkap Dewa, Senin (17/8/2026).

Curated For You

Editorial Team

Related Article