Palembang, IDN Times - Hujan yang mulai mengguyur sejumlah wilayah Sumatra Selatan pada awal September belum menjadi tanda musim kemarau berakhir. BMKG memprediksi peluang hujan masih terjadi secara lokal dan tidak merata.
Pada periode 1–6 September 2026, pertumbuhan awan hujan berpeluang muncul di sejumlah wilayah Sumsel. Namun, kondisi tersebut tidak berarti seluruh daerah akan mengalami hujan secara merata setiap harinya.
"Secara umum peluang pertumbuhan awan hujan di Sumsel kemungkinan tidak merata di seluruh wilayah," ungkap Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Siswanto, kepada IDN Times, Selasa (1/9/2026).
