Harga Emas Perhiasan Palembang Melejit Rp11 Juta per Suku

- Harga emas perhiasan Palembang pecah rekor Rp11 juta per suku atau 6,7 gram pada 17 April 2025.
- Harga emas batangan di Palembang mencapai Rp2 juta per 1 gram, dipicu oleh tingginya demand dari masyarakat.
- Kenaikan harga emas memengaruhi sistem pemesanan produk, dengan konsumen melakukan Pre Order meski barang belum tersedia akibat kekosongan stok.
Palembang, IDN Times - Harga emas perhiasan Palembang tembus nilai tertinggi pada 17 April 2025. Pantauan IDN Times hari ini, emas perhiasan pecah rekor Rp11 juta per suku atau 6,7 gram.
Harga itu naik Rp200 ribu dari tanggal 16 April 2025. Berdasarkan informasi dari Toko Emas Laris di Jalan Rustam Effendi, Palembang, harga emas perhiasan untuk cincin bahkan mencapai Rp11.150.000 per suku.
1. Kenaikan harga emas perhiasan memengaruhu harga emas batangan

Tak hanya di Toko Emas Laris, di toko emas lainnya seperti Toko Emas Anda pada 17 April 2025 juga naik. Meski kenaikan lebih rendah menjadi Rp10,9 juta per suku dari sebelumnya Rp10,8 juta per suku.
Kondisi kenaikan harga emas perhiasan yang kian melonjak juga turut memengaruhi harga emas batangan di Palembang. Hari ini emas batangan menyentuh angka Rp2 juta per 1 gram.
2. Permintaan tinggi memengaruhi kenaikan harga emas

Pantauan IDN Times di laman Pegadaian Galeri 24, harga emas batangan ukuran 1 gram senilai Rp1.963.000. Sementara emas logam mulia Antam dibanderol Rp2.004.000 per gram.
Kenaikan harga emas ini salah satunya dipicu oleh demand yang tinggi dari masyarakat setelah melihat harga emas yang kian hari terus melambung.
3. Warga Palembang rela beli emas sistem PO

Bahkan warga Palembang rela melakukan Pre Order (PO) atau sistem pemesanan produk, meski barang belum tersedia akibat kekosongan stok. Khusus Galeri 24, konsumen bisa pesan PO dengan harga menyesuaikan waktu pembelian.
Namun kedatangan barang pemesanan PO tidak bisa dipastikan waktunya. Bisa saja lebih cepat atau lebih lambat. Karena barang tersebut dikirim langsung dari pusat yang juga membatasi ketersediaan stok.

















