Harga Emas Palembang Stabil Rp16 Jutaan, Apa Faktornya?

- Harga emas Palembang stabil di angka Rp16 jutaan per suku atau sekitar 6,7 gram selama 3 hari terakhir.
- Toko emas menawarkan harga berbeda karena biaya operasional, produksi emas dari pabrik berbeda, dan pengaruh sentimen pasar global.
- Kondisi harga emas yang stabil disebabkan oleh kebijakan fiskal ekspansif yang bakal dikeluarkan Presiden Donald Trump.
Palembang, IDN Times - Harga emas perhiasan Palembang dalam kondisi stabil di angka Rp16 jutaan per suku atau sekitar 6,7 gram. Stabilitas harga emas berlangsung dalam 3 hari terakhir.
Harga emas di Palembang pada Kamis (12/2/2026) berada di kisaran Rp16-16,4 juta per suku. Meski bergerak stabil, harga emas masih jadi perhatian investor untuk mengambil langkah investasi lanjutan.
1. Kadar emas memengaruhi harga pasar

Namun, penting diketahui, tiap toko emas di Palembang menawarkan harga berbeda. Perbedaan harga itu disebabkan oleh toko yang mematok biaya operasional, kemudian produksi emas dari pabrik berbeda, dan pengaruh sentimen pasar global.
Selain faktor perawatan emas, nilai jual emas perhiasan yang berbeda pun dapat dipengaruhi oleh kondisi kadar emas yang terkandung dalam perhiasan mulai 16–22 karat hingga emas murni.
2. Kebijakan pergerakan harga emas disebabkan pasar global

Berdasarkan kutipan artikel Ekonomi Amerika Serikat, kondisi harga emas yang stabil disebabkan oleh kebijakan fiskal ekspansif yang bakal dikeluarkan Presiden Donald Trump.
Apabila kebijakan tersebut berlaku, kemungkinan harga emas perlahan bergerak naik kembali. Kenaikan harga biasanya dipengaruhi oleh faktor pemotongan tarif pajak dan peningkatan penerbitan obligasi yang dapat memengaruhi pasar global.
3. Pengamat sebut kondisi ekonomi saat ini tidak stabil

Menurut Pengamat Ekonomi Universitas Sriwijaya (Unsri) Soekanto Sairuki, fluktuasi dan kesetabilan harga emas perhiasan dipengaruhi oleh permintaan pasar. Sedangkan saat emas turun usai harga melejit, jadi momen keuntungan atau profit taking.
Sementara kata pengamat ekonomi Sumatra Selatan sekaligus dosen di Universitas Muhammadiyah Palembang, Sri Rahayu, apabila harga emas mendadak melandai setelah kenaikan signifikan, disebabkan ekonomi dunia tak stabil.

















