Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Harga Emas Palembang Hari Ini: Antam Turun Rp12 Ribu, Perhiasan Stabil
Emas Perhiasan (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
  • Harga emas perhiasan di Palembang relatif stabil pada 29 Juli 2026, berkisar Rp13,8 juta-Rp14,3 juta per suku, meski beberapa toko mencatat perubahan kecil.
  • Harga emas batangan Antam pecahan 1 gram turun sekitar Rp12 ribu menjadi Rp2.706.000; harga emas Galeri24 juga mengalami penurunan di berbagai pecahan.
  • Permintaan perhiasan emas masih minim meski harganya stabil. Pelaku usaha menyebut masyarakat menahan pembelian di tengah fluktuasi emas batangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times – Harga emas di Palembang pada Rabu (29/7/2026) menunjukkan pergerakan yang berbeda antara emas batangan dan emas perhiasan. Harga emas batangan Antam kembali turun sekitar Rp12 ribu per gram dibandingkan hari sebelumnya, sementara harga emas perhiasan di sejumlah toko emas masih relatif stabil.

Harga emas perhiasan di Palembang berkisar pada Rp13,8 juta hingga Rp14,3 juta per suku atau 6,7 gram. Harga tersebut bervariasi tergantung pada toko dan penjual, serta adanya upah berbeda di setiap toko yang menyebabkan perbedaan harga emas di masing-masing toko.

1. Harga emas perhiasan Palembang relatif stabil

Toko Emas Palembang (IDN Times/Hafidz Trijatnika)

Berikut harga emas perhiasan di sejumlah toko emas Palembang pada 29 Juli 2026:

  • E-Mi Gold: Rp13.800.000 per suku (6,7 gram), stabil. Potongan buyback Rp600 ribu per suku.

  • Toko Laris: Rp13.900.000 per suku, turun Rp100 ribu dibandingkan hari sebelumnya.

  • Makmur Jaya: Stabil di Rp13.850.000 per suku.

  • Mulia Gold: Naik menjadi Rp14.300.000 per suku atau bertambah Rp100 ribu.

Meski ada sedikit perbedaan harga antartoko, pergerakan emas perhiasan secara umum masih cenderung datar dibandingkan dengan fluktuasi yang terjadi pada emas batangan.

2. Harga emas Antam turun sekitar Rp12 ribu per gram

Emas Palembang (IDN Times/Hafidz Trijatnika)

Harga emas batangan periode II pada Rabu (29/7/2026) kembali terkoreksi. Untuk pecahan 1 gram, emas Antam dijual Rp2.706.000 atau turun sekitar Rp12 ribu per gram dibandingkan hari sebelumnya.

Berikut daftar harga jual emas Antam:

  • 0,5 gram: Rp1.406.000

  • 1 gram: Rp2.706.000

  • 2 gram: Rp5.348.000

  • 3 gram: Rp7.996.000

  • 5 gram: Rp13.292.000

  • 10 gram: Rp26.526.000

  • 25 gram: Rp66.183.000

  • 50 gram: Rp132.283.000

  • 100 gram: Rp264.485.000

  • 250 gram: Rp660.936.000

  • 500 gram: Rp1.321.653.000

  • 1.000 gram: Rp2.643.264.000

Sementara itu, harga jual emas Galeri24 juga mengalami penurunan, dengan rincian:

  • 0,5 gram: Rp1.349.000

  • 1 gram: Rp2.573.000

  • 2 gram: Rp5.084.000

  • 5 gram: Rp12.617.000

  • 10 gram: Rp25.167.000

  • 25 gram: Rp62.581.000

  • 50 gram: Rp125.062.000

  • 100 gram: Rp250.000.000

  • 250 gram: Rp623.464.000

  • 500 gram: Rp1.246.926.000

  • 1.000 gram: Rp2.493.852.000

3. Permintaan emas perhiasan di masyarakat menurun

Toko Emas Palembang (IDN Times/Hafidz Trijatnika)

Pemilik Toko Emas Makmur Jaya, Awi, mengatakan harga emas perhiasan belum banyak berubah meski harga emas batangan terus mengalami penyesuaian. Namun, kondisi tersebut belum mampu mendorong minat beli masyarakat.

"Harga emas perhiasan stabil, tapi permintaan masih minim," ujarnya.

Meski harga emas perhiasan tidak mengalami kenaikan signifikan, kondisi tersebut belum diikuti oleh peningkatan transaksi di toko emas. Menurut Awi, masyarakat masih cenderung menahan pembelian di tengah fluktuasi harga emas batangan.

Pengamat ekonomi Sumsel sekaligus dosen Universitas Sriwijaya, Soekanto Sairuki, menjelaskan bahwa harga emas dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari permintaan pasar hingga pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Menurutnya, perubahan harga emas merupakan hal yang wajar mengikuti dinamika pasar. Saat harga turun, kondisi tersebut biasanya dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk mulai membeli emas sebagai instrumen investasi jangka panjang.

Curated For You

Editorial Team

Related Article