Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
DEN Gandeng Unsri Kejar Target Transisi Energi Terbarukan 23 Persen
Sosialisasi kebijkan Dewan Energi Nasional menggandeng Universitas Sriwijaya (Unsri) terkait kebijakan nasional mengenai energi (IDN Times/Rangga Erfizal)
  • DEN menggandeng Universitas Sriwijaya untuk memperkuat riset, inovasi, dan kajian ilmiah demi mengejar target bauran energi baru terbarukan nasional sebesar 23 persen.
  • Pemerintah mempercepat pengurangan ketergantungan pada energi fosil melalui peningkatan pemanfaatan biodiesel, sambil mengevaluasi RUED Sumsel untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian energi.
  • Unsri menyatakan siap menyediakan pakar lintas disiplin untuk riset, pengembangan teknologi, rekomendasi kebijakan, serta pemanfaatan energi surya dalam mendukung transisi energi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Pemerintah terus berpacu mengejar target bauran energi baru dan terbarukan (EBT) sebesar 23 persen sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional. Dewan Energi Nasional (DEN) mulai menggandeng perguruan tinggi, termasuk Universitas Sriwijaya (Unsri), guna memperkuat riset dan inovasi di sektor energi.

"Transisi energi tidak hanya membutuhkan kebijakan pemerintah, tetapi juga dukungan riset dan pengembangan teknologi. Karena itu, kami menggandeng perguruan tinggi agar dapat berkontribusi melalui kajian ilmiah dan inovasi yang mendukung implementasi Kebijakan Energi Nasional," ungkap Anggota Dewan Energi Nasional, Johni Jonatan Numberi, Jumat (31/7/2026).

1. Pemanfaatan Biodiesel sebagai bentuk kemandirian energi nasional

Sosialisasi kebijkan Dewan Energi Nasional menggandeng Universitas Sriwijaya (Unsri) terkait kebijakan nasional mengenai energi (IDN Times/Rangga Erfizal)

Johni menjelaskan, pemerintah saat ini terus mendorong pengurangan ketergantungan terhadap energi fosil dengan meningkatkan pemanfaatan energi baru dan terbarukan. Salah satu langkah yang telah berjalan adalah optimalisasi penggunaan biodiesel sebagai bagian dari penguatan kemandirian energi nasional.

"Saat ini pemerintah terus mempercepat transisi dari energi fosil menuju energi baru dan terbarukan. Salah satu langkah yang sudah berjalan adalah peningkatan pemanfaatan biodiesel sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian energi nasional," katanya.

2. Ketahanan energi nasional dinilai masih baik

Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Program Mandatori Biodiesel B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)

Selain membangun kolaborasi dengan kalangan akademisi, DEN juga mengevaluasi implementasi Rencana Umum Energi Daerah (RUED) bersama Pemerintah Sumsel. Evaluasi tersebut mencakup penguatan ketahanan energi, peningkatan kemandirian energi, serta percepatan pemanfaatan energi baru dan terbarukan di daerah.

Menurut Johni, di tengah dinamika geopolitik global, ketahanan energi Indonesia masih berada dalam kondisi yang cukup baik. Meski demikian, pemerintah tetap berupaya meningkatkan porsi energi terbarukan agar target bauran energi nasional dapat tercapai sesuai rencana.

3. Unsri siapkah langkah kolaborasi dukung target pemerintah

Kampung Universitas Sriwijaya. (Dok. Unsri)

Di sisi lain, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Pengembangan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Alumni Universitas Sriwijaya, Joni Arliansyah, menyatakan Unsri siap mendukung program pemerintah melalui riset dan kajian di bidang energi.

Menurutnya, Unsri memiliki sumber daya dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari pertambangan, energi, hingga kebijakan publik yang dapat berkontribusi dalam pengembangan sektor energi nasional.

"Kami memiliki banyak pakar yang bisa berkontribusi sesuai kebutuhan. Apa yang menjadi kebutuhan DEN akan kami dukung melalui riset, kajian, maupun kolaborasi ke depan," ujarnya.

Dirinya menambahkan, pengembangan energi terbarukan juga menjadi perhatian kampus. Salah satunya melalui pemanfaatan energi surya yang diharapkan dapat menjadi contoh implementasi teknologi ramah lingkungan di lingkungan perguruan tinggi.

"Kolaborasi antara DEN dan Unsri diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi berlanjut dalam bentuk penelitian, pengembangan teknologi, serta penyusunan rekomendasi kebijakan yang dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mempercepat transisi energi di Indonesia," jelasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article