Cegah Penumpukan Kendaraan, Berikut Rekayasa Lalin di Ruas Tol Paltung

- Hutama Karya dan kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas di Tol Palembang–Betung mulai 14 Maret 2026 untuk mengurangi antrean kendaraan, terutama di Exit Tol Pangkalan Balai.
- Penyesuaian arus dilakukan dengan pengalihan jalur melalui Exit Pulau Rimau, Desa Biyuku, dan gerbang Tol Keramasan serta Musi Landas guna memperlancar distribusi kendaraan selama periode mudik Lebaran.
- Petugas ditempatkan di titik strategis untuk mengatur dan sosialisasi kepada pengendara, sementara trafik harian mencapai 5.409 kendaraan dengan jam operasional tol fungsional pukul 07.00–17.00 WIB.
Banyuasin, IDN Times - Untuk mengurangi penumpukan kendaraan di ruas Tol Palembang–Betung yang dibuka fungsional, Hutama Karya bersama kepolisian melakukan penyesuaian pola rekayasa lalu lintas yang mulai diberlakukan pada Sabtu (14/3/2026).
Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi lalu lintas pada hari pertama dibuka, Jumat (13/3/2026), terpantau adanya antrean kendaraan yang panjang di Exit Tol Pangkalan Balai. Maka, Hutama Karya terus berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait dalam pelaksanaan pengaturan lalu lintas selama pengoperasian fungsional ruas tol pada periode mudik Lebaran 2026.
1. Berikut rekayasa lalulintas di ruas Tol Patung

Dalam skema rekayasa terbaru tersebut, kendaraan dari arah Kayuagung menuju Keramasan diarahkan untuk keluar melalui Exit Pulau Rimau. Sedangkan kendaraan dari Jambi yang mengarah ke Palembang dimasukkan melalui simpang Pulau Rimau, kemudian masuk melalui akses Desa Biyuku, dan dapat keluar lewat gerbang Tol Musi Landas maupun TPU Covid Simpang Gandus. Lalu terus ke Simpang Jembatan Musi 2 atau dapat juga keluar melalui akses gerbang Tol Keramasan.
Selanjutnya, kendaraan dari arah Palembang dapat masuk melalui akses gerbang Tol Keramasan dan keluar melalui gerbang Tol Musi Landas. Atau bisa juga keluar melalui akses di Desa Biyuku ke simpang Pulau Rimau menuju jalur utama ke Jalintim.
2. Petugas kepolisian ditempatkan di sejumlah lokasi strategis

Kasat Lantas Polres Banyuasin, AKP Suwandi mengatakan, penyesuaian ini dilakukan sebagai upaya untuk mengurai kepadatan kendaraan, meningkatkan kelancaran arus lalu lintas, serta mengoptimalkan distribusi kendaraan pada ruas fungsional Tol Palembang–Betung.
"Untuk mendukung penerapan rekayasa lalu lintas tersebut, kami bersama Hutama Karya telah menempatkan petugas di sejumlah titik untuk melakukan pengaturan, pengawasan dan sosialisasi kepada pengendara agar tetap tertib serta mengikuti arahan yang diberikan," ujarnya.
3. Trafik kendaraan terpantau mengalami peningkatan pada sejumlah ruas utama

Sementara itu, pada periode 14 Maret 2026, trafik kendaraan terpantau mengalami peningkatan pada sejumlah ruas utama, khususnya pada koridor penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan. Kondisi ini menunjukkan mobilitas masyarakat yang terus tumbuh menjelang periode puncak mudik Lebaran 2026, terlebih menjelang diberlakukannya kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 16 Maret 2026.
Adapun total trafik harian pada ruas Palembang – Betung (Kramasan – Pangkalan Balai) yang dioperasikan secara fungsional pada periode 14 Maret 2026 sebanyak 5.409 kendaraan. Tol fungsional yang menjadi salah satu akses penting di Provinsi Sumsel itu dioperasikan setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB pada 13–29 Maret 2026.

















