Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Anggota DPRD Prabumulih Jadi Korban KMP Batumandi, Mobil Ikut Terbakar
Anggota Komisi II DPRD Prabumulih, Hendriansyah saat menjalani perawatan usai cidera dalam insiden terbakar KMP Batumandi. (Dok. IDN Times)
  • Anggota Komisi II DPRD Prabumulih Hendriansyah terluka dan dirawat di RS Krakatau Medika setelah kebakaran KMP Batumandi di Pelabuhan Merak, Selasa (20/10/2026).
  • Hendriansyah mengalami patah tulang tumit usai melompat ke kapal penyelamat dan sempat tercebur laut saat evakuasi; mobil Toyota Fortuner miliknya turut terbakar.
  • Rombongan DPRD Prabumulih berangkat dengan moda berbeda karena kabut asap. Jasa Raharja dan ASDP menyatakan siap menanggung pengobatan korban, termasuk kemungkinan operasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kebakaran KMP Batumandi di Pelabuhan Merak menyebabkan Hendriansyah mengalami patah tulang tumit saat evakuasi, sementara mobil Toyota Fortuner miliknya ikut terbakar.
  • Who?
    Hendriansyah atau Endik, anggota Komisi II DPRD Prabumulih, menjadi korban. Sekwan Prabumulih Desi Muharni, anggota DPRD lain, Jasa Raharja, dan jajaran ASDP turut menangani dampak kejadian.
  • Where?
    Kebakaran terjadi di KMP Batumandi di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon. Hendriansyah menjalani perawatan di Rumah Sakit Krakatau Medika, Cilegon.
  • When?
    Insiden terjadi pada Selasa, 20 Oktober 2026. Hingga saat ini, Hendriansyah masih dirawat akibat cedera pada tumitnya.
  • Why?
    Hendriansyah diduga melompat ke kapal penyelamat karena panik saat kebakaran. Ia sempat terbentur dan tercebur ke laut, mengakibatkan tulang tumitnya patah.
  • How?
    Saat evakuasi kebakaran, Hendriansyah melompat menuju kapal penyelamat. Jasa Raharja dan ASDP Merak-Bakauheni telah mendatangi korban serta menyatakan siap menanggung biaya pengobatan hingga kemungkinan operasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kapal feri KMP Batumandi kebakaran di Pelabuhan Merak. Hendriansyah, anggota DPRD Prabumulih, panik lalu melompat ke kapal penyelamat. Tumit kakinya patah dan mobil Fortuner miliknya terbakar. Sekarang ia dirawat di Rumah Sakit Krakatau Medika. Jasa Raharja dan ASDP bilang akan membayar biaya pengobatannya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Prabumulih, IDN Times - Salah satu warga Sumsel yang diketahui bernama Hendriansyah, menjadi korban kebakaran Kapal Feri KMP Batumandi di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, pada Selasa (20/10/2026). Korban yang juga anggota Komisi II DPRD Prabumulih itu mengalami cedera pada kaki saat berusaha menyelamatkan diri dalam proses evakuasi.

Akibat peristiwa tersebut, Endik, sapaan akrabnya, langsung dibawa ke Rumah Sakit Krakatau Medika di wilayah Cilegon untuk mendapatkan penanganan medis. Korban mengalami patah tulang pada bagian tumit setelah melompat menuju kapal penyelamat ketika kebakaran terjadi. Tak hanya itu, insiden tersebut juga mengakibatkan mobil Toyota Fortuner milik Endik ikut terbakar.

1. Diduga karena panik, korban berusaha melompat dari kapal

Kondisi KMP Batumandi rute Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak yang terbakar pada Selasa. (20/10/2026). (Dok. lampungprovgoid)

Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Prabumulih, Desi Muharni, membenarkan kabar bahwa Hendriansyah masih dirawat akibat cedera di tumit. Pihaknya telah memperoleh informasi mengenai kejadian tersebut dan mendatangi rumah sakit untuk menjenguk korban.

"Diduga saat itu panik, jadi Pak Hendriansyah melompat ke kapal penyelamat. Saat itu mungkin kakinya terbentur dan sempat tercebur ke laut sehingga menyebabkan tulang tumit Pak Hendriansyah patah," ujarnya.

Saat kejadian, pihaknya telah ke rumah sakit dan membesuk Hendriansyah sembari menunggu istri serta keluarga korban.

"Kami dari kemarin sudah di rumah sakit bersama anggota dewan lain membesuk," ungkapnya.

2. Rombongan DPRD Prabumulih berangkat ke Jakarta dengan moda transportasi berbeda

Proses evakuasi penumpang KMP Batu Mandi di perairan Selat Sunda. (Dok. IDN Times)

Desi menambahkan, sebelum kejadian, rombongan DPRD Prabumulih berangkat menuju Jakarta dengan moda transportasi berbeda. Sebagian anggota dewan menggunakan pesawat, sedangkan anggota lainnya memilih perjalanan darat menggunakan mobil.

Keputusan menggunakan jalur darat turut mempertimbangkan kondisi kabut asap yang melanda sejumlah wilayah. Rombongan khawatir perjalanan udara mengalami penundaan akibat kondisi tersebut.

"Dalam perjalanan itu, rombongan dibagi menjadi beberapa kelompok. Sebagian anggota dewan berangkat menggunakan pesawat. Sedangkan anggota lainnya memilih perjalanan darat dengan mobil, karena takut delay pesawat karena kondisi kabut asap," ucapnya.

3. Jasa Raharja serta jajaran ASDP menyatakan siap bertanggung jawab

Proses evakuasi penumpang KMP Batu Mandi di perairan Selat Sunda. (Dok. IDN Times)

Dalam perjalanan tersebut, Hendriansyah menggunakan mobil Toyota Fortuner miliknya sendiri. Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Prabumulih, Riza, dan anggota dewan bernama Purwaka menggunakan kendaraan berbeda.

Ketika tiba di Pelabuhan Merak untuk menyeberang, kendaraan Hendriansyah menjadi satu-satunya mobil dari kelompok mereka yang berhasil masuk ke KMP Batumandi. Adapun mobil yang digunakan Riza dan Purwaka tidak diperbolehkan naik karena kapasitas kapal telah penuh.

"Jadi, saat hendak masuk kapal, mobil Pak Hendriansyah boleh masuk, sedangkan mobil Pak Riza dan Pak Purwaka tidak diperbolehkan masuk karena sudah penuh dan dialihkan ke kapal lainnya," ungkap Desi.

Sementara itu, pihak Jasa Raharja serta jajaran ASDP di Merak dan Bakauheni telah mendatangi korban serta menyatakan akan bertanggung jawab terhadap penanganan dampak insiden tersebut, termasuk biaya pengobatan hingga kemungkinan operasi.

"Jasa Raharja serta jajaran ASDP menyatakan siap bertanggung jawab dan menanggung semuanya. Bahkan disuruh cari rumah sakit pilihan dan biaya akan ditanggung semua," terang Desi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article