Derita Warga Korban Kebakaran 15 Rumah 8 Ulu Palembang, Harta Hangus

Kebakaran pada 19 Oktober 2026 menghanguskan 15 rumah di Lorong Sabar 8 Ulu, Palembang, serta berdampak pada enam rumah lainnya.
David dan tiga anggota keluarganya berhasil menyelamatkan diri, tetapi seluruh harta benda, termasuk perabotan, Al-Qur'an, dan ayam peliharaan, hangus terbakar.
Petugas memadamkan api hampir dua jam dengan kendala akses air; mobil tangki dan water cannon dikerahkan, sementara penyebab kebakaran masih diselidiki polisi.
Palembang, IDN Times - David (18) masih termenung tak menyangka akan penderitaan yang akan dihadapi keluarganya di hari-hari yang akan datang tanpa tempat untuk bernaung. Ia satu dari korban kebakaran 15 rumah di Kawasan padat penduduk di Lorong Sabar 8 Ulu Palembang.
Kebakaran terjadi, Senin (19/10/2026) tersebut meninggalkan sesak di dada lantaran tak ada harta benda yang dapat diselamatkan. Seluruh perabotan rumah rusak hingga unggas peliharaan mati dilalap si jago merah.
"Kami tak sempat menyelamatkan barang karena api sudah membesar, dan langsung menyambar ke rumah," ungkap David kepada IDN Times, Selasa (20/10/2026).
1. Korban hanya bisa termenung dengan kejadian begitu cepat terjadi

Korban kebakaran di kawasan padat penduduk 8 Ulu Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal) Sesekali David hanya termenung di depan kusen pintu yang hangus terbakar di depan rumahnya. Dirinya menceritakan hanya bisa menyelamatkan diri bersama gawai yang dipegangnya.
David menceritakan, ketika kebakaran terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, dirinya sedang berada di rumah sambil bermain gawai. Ia kemudian terkejut saat melihat asap dari luar rumah yang semakin tebal.
Menyadari kondisi berbahaya, David langsung keluar bersama keluarganya dan menjauh ke lorong sebelah untuk mencari tempat aman.
"Tidak ada yang terselamatkan, hanya handphone yang dipegang yang selamat," jelasnya.
2. Alquran hingga ayam peliharaan Ikut hangus

Korban kebakaran di kawasan padat penduduk 8 Ulu Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal) Kebakaran tersebut membuat David kehilangan hampir seluruh barang yang dimilikinya. Bukan hanya perabotan rumah tangga, barang-barang yang memiliki nilai personal, termasuk Alquran, juga ikut terbakar.
Ayam peliharaan yang selama ini dirawatnya pun tak berhasil diselamatkan. Cepatnya api membesar membuat David tak memiliki kesempatan untuk kembali masuk ke rumah dan mengevakuasi barang-barang maupun hewan peliharaannya.
Dalam kondisi tersebut, David dan keluarganya hanya bisa menyelamatkan diri dari kobaran api yang terus meluas di kawasan padat penduduk itu.
"Semua habis terbakar termasuk ayam peliharaan," jelasnya.
3. Empat orang berhasil menyelamatkan diri

Korban kebakaran di kawasan padat penduduk 8 Ulu Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal) Meski kehilangan tempat tinggal beserta seluruh isinya, David dan keluarganya berhasil selamat. Empat orang yang berada di rumah saat kejadian dapat keluar sebelum api menghanguskan bangunan tersebut.
Peristiwa itu menjadi pukulan bagi David dan keluarganya. Dalam waktu singkat, mereka kehilangan tempat tinggal dan barang-barang yang selama ini digunakan untuk menjalani kehidupan sehari-hari.
Kebakaran di Lorong Sabar menghanguskan sekitar 15 rumah dan menyebabkan enam rumah lainnya terdampak. Petugas pemadam kebakaran sempat berjibaku selama hampir dua jam untuk menjinakkan api.
Proses pemadaman sempat terkendala sulitnya akses air sehingga sejumlah mobil tangki dikerahkan ke lokasi. Mobil water cannon milik Polrestabes Palembang juga turut membantu pemadaman. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.



















