Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

2 Warga Pasaman Hanyut Terseret Arus Sungai saat Banjir

2 Warga Pasaman Hanyut Terseret Arus Sungai saat Banjir
ilustrasi tenggelam (pixabay.com/Miller_Eszter)
Intinya Sih
  • Dua warga Pasaman, Dewi Hayati dan Meji Hardi, hanyut terseret arus sungai di Nagari Alahan Mati setelah mobil mereka terjebak banjir akibat luapan sungai.
  • Keduanya mencoba keluar dari mobil yang mogok di jembatan tergenang air, namun langsung terseret arus deras sebelum sempat diselamatkan warga sekitar.
  • Tim SAR Padang menurunkan enam personel untuk pencarian, namun cuaca hujan dan derasnya arus sungai menghambat proses hingga pencarian dilanjutkan keesokan paginya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Padang, IDN Times - Sebanyak dua orang terseret arus sungai yang ada di Nagari Alahan Mati, Kecamatan Simpati, Kabupaten Pasaman. Peristiwa terjadi karena meluapnya air sungai tersebut pada Selasa (15/4/2026) sore.

"Kami mendapatkan laporan kemarin sekitar pukul 19.03 WIB dan langsung menurunkan tim untuk melakukan pencarian dan pertolongan," kata Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik.

Menurutnya, hingga Rabu (16/4/2026) pihaknya belum mendapatkan titik terang soal keberadaan kedua korban yang hanyut tersebut dan terus melanjutkan pencarian.

1. Mobil terjebak banjir

Tim gabungan melakukan pencarian korban dengan metode penyisiran sejajar
Tim gabungan melakukan pencarian korban dengan metode penyisiran sejajar (Foto: Basarnas Padang)

Abdul Malik mengatakan, dari laporan yang ia terima, korban atas nama Dewi Hayati (50) dan Meji Hardi (37) sedang melewati jembatan yang ada di lokasi tersebut.

"Saat itu kondisinya air sungai sudah meluap dan menggenangi jembatan tersebut. Keduanya terjebak di tempat itu dan mobil yang dikendarai mati," katanya.

Menurut Abdul Malik, cuaca sore itu di sebagian besar daerah di Sumatra Barat memang sedang hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

"Memang hujan turun dengan intensitas cukup tinggi kemarin itu. Terlebih di Kabupaten Pasaman, lokasi kejadian tersebut," katanya.

2. Mencoba menyelamatkan diri

Tim gabungan melakukan pencarian korban tenggelam di Pantai Ujung Batu Padang
Tim gabungan melakukan pencarian korban tenggelam di Pantai Ujung Batu Padang (Foto: Basarnas Padang)

Karena sudah terjebak banjir dan tidak bisa lagi bergerak, Dewi dan Meji memutuskan untuk membuka pintu mobil dan keluar dari kendaraannya itu.

"Saat mereka membuka pintu mobil, mereka terseret air sungai yang cukup deras dan warga yang ada di lokasi juga tidak bisa berbuat banyak," katanya.

Setelah kejadian tersebut, warga melaporkannya kepada pihak Nagari dan seterusnya melaporkan kepada Basarnas Padang untuk meminta bantuan pencarian dan pertolongan.

3. Turunkan personel

Tim Basarnas mengevakuasi jenazah korban hanyut di Pesisir Selatan
Tim Basarnas mengevakuasi jenazah korban hanyut di Pesisir Selatan (Foto: Basarnas Padang)

Abdul Malik mengatakan pihaknya menurunkan tim dari Pos SAR Pasaman sebanyak 6 orang yang membawa perlengkapan untuk melakukan pencarian.

"Tapi tadi malam itu tim terkendala dengan cuaca yang masih hujan dan debit air sungai yang deras. Hal itu menyulitkan tim untuk melakukan pencarian.

Menurutnya, sejak pukul 07.00 WIB pagi ini, tim Basarnas sudah kembali melakukan pencarian terhadap 2 orang yang hanyut terseret air sungai tersebut.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More