Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Polisi Selidiki Skandal Pesan Mesum Guru ke Siswa di Prabumulih

Ilustrasi penyelidikan polisi (IDN Times/Arif)
Ilustrasi penyelidikan polisi (IDN Times/Arif)
Intinya sih...
  • Pihak korban belum melaporkan peristiwa tersebut. Bobby mengimbau agar pihak keluarga korban dapat segera memberikan laporan ke polisi terkait dugaan pelecehan verbal tersebut.
  • Diberitakan sebelumnya, salah satu percakapan yang beredar memperlihatkan sang guru menuliskan kalimat mesum yang seharusnya tidak pernah diucapkan seorang pendidik.
  • Status pelaku sebagai guru dinonaktifkan. Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Prabumulih, A Darmadi angkat bicara terkait ulah guru cabul tersebut.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Seorang guru SMP di Prabumulih, Sumatra Selatan berinisial D terlibat skandal pesan mesum terhadap siswanya sendiri. Kejadian tersebut menjadi perbincangan warganet lantaran dinilai tidak pantas dilakukan guru kepada muridnya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana angkat bicara. Dirinya telah memerintahkan penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti.

"Tim sedang melakukan penyelidikan, perkembangan akan segera kami sampaikan," ungkap Bobby, Jumat (29/8/2025).

1. Pihak korban belum melaporkan peristiwa tersebut

Potongan percakapan chat mesum seorang guru SMP di Prabumulih terhadap muridnya. (Dok. Istimewa)
Potongan percakapan chat mesum seorang guru SMP di Prabumulih terhadap muridnya. (Dok. Istimewa)

Bobby mengimbau agar pihak keluarga korban dapat segera memberikan laporan ke polisi terkait dugaan pelecehan verbal tersebut. Sehingga kasus ini dapat ditindaklanjuti secara hukum dengan cepat, memperoleh kejelasan, serta memberikan perlindungan dan rasa keadilan bagi korban maupun keluarganya.

"Terkait pengaduan dari pihak keluarga belum ada," jelas dia.

2. Dikecam warganet

ilustrasi chating (unsplash.com/Christian Wiediger)
ilustrasi chating (unsplash.com/Christian Wiediger)

Diberitakan sebelumnya, salah satu percakapan yang beredar memperlihatkan sang guru menuliskan kalimat mesum yang seharusnya tidak pernah diucapkan seorang pendidik. Sementara sang siswi hanya memberikan jawaban singkat berupa kata 'ai dh', seolah enggan melayani percakapan lebih lanjut.

Namun guru tersebut justru mengirimkan balasan bernada cabul 'Nak di bawah ap di pucuk bapak, di pucuk bae ya, ngoc*k pake tangan”.

Lalu chat selanjutnya sang guru menulis 'dingin nak dipeluk bpk dk? Dicium dimna lagi cynk? Maunya dmn?'

Unggahan ini sontak menuai reaksi keras dari warganet. Ribuan komentar bermunculan, sebagian besar berisi kecaman terhadap tindakan oknum guru tersebut.

3. Status pelaku sebagai guru dinonaktifkan

ilustrasi aplikasi chating (pixabay.com/LoboStudioHamburg)
ilustrasi aplikasi chating (pixabay.com/LoboStudioHamburg)

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Prabumulih, A Darmadi angkat bicara terkait ulah guru cabul tersebut. Pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan perbuatan tak senonoh tersebut.

“Sudah dapat informasinya, tapi saya belum melihat langsung chat tersebut. Namun untuk sementara ini, guru tersebut sudah kita nonaktifkan. Artinya tidak mengajar lagi sejak Selasa 26 Agustus,” ujarnya.

Darmadi mengungkapkan, guru berinisial D tersebut sudah mengajar cukup lama sekitar 25 tahun, tanpa pernah ada laporan terkait perilaku menyimpang sebelumnya.

"Selama ini tidak pernah ada laporan yang aneh-aneh. Baru kali ini mencuat. Namun kami tidak akan tinggal diam. Saat ini, Dinas Pendidikan Prabumulih tengah melakukan klarifikasi lebih lanjut untuk memastikan kebenaran informasi," bebernya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us