Petani Hanyut di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia

- Jasad petani Rusdi (38) ditemukan mengapung di Sungai Komering setelah 3 hari pencarian.
- Korban ditemukan 200 meter dari lokasi awal hilang saat berenang menyebrangi sungai untuk menjemput istrinya.
- Operasi SAR selesai setelah korban ditemukan, tim menyisir aliran sungai dan melakukan penyelaman sebelum evakuasi.
OKU Timur, IDN Times- Jasad petani bernama Rusdi (38) hanyut terseret arus saat berenang di Sungai Komering akhirnya ditemukan. Jasad korban mengapung pada hari ketiga pencarian, sekitar pukul 07.30 WIB di pinggir sungai tepatnya di desa Sri Bunga, Kecamatan BP Bangsa Raja, OKU Timur.
"Benar korban atas nama Rusdi sudah kita temukan dalam keadaan meninggal dunia," ungkap Kasi Operasi Kantor SAR Palembang, Manca rahwanto, Sabtu (25/1/2025).
1. Korban ditemukan 200 meter dari lokasi awal hilang

Menurut Manca, korban ditemukan 200 meter tak jauh dari lokasi awal dirinya dinyatakan hilang. Korban Rusdi diketahui sedang berenang menyebrangi sungai untuk menjemput istrinya.
Nahas, saat berada di tengah sungai arus tiba-tiba membesar dan korban terseret arus hingga hilang. "Selanjutnya tim SAR gabungan melakukan evakuasi terhadap korban untuk kemudian dibawa kerumah duka guna dilakukan proses pemakaman," jelas dia.
2. Tim SAR pencarian korban dibubarkan

Manca mengatakan, dalam pencarian korban tim telah menyisir aliran sungai Komering menggunakan perahu mencari sejauh lima kilometer ke utara. Sementara tim lainnya turut melakukan penyelaman sebelum akhirnya korban ditemukan.
"Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup, semua unsur SAR yang terlibat dalam proses pencarian dikembalikan ke satuannya masing-masing," jelas dia.
3. Korban hilang saat berenang dari rumahnya

Diberitakan, kejadian hilangnya korban terseret arus sempat disaksikan warga setempat. Namun karena arus sungai yang deras, warga takut untuk mendekat dan memberikan pertolongan. Korban diketahui nekat menyebrangi sungai untuk menjemput sang istri dengan cara berenang dari rumah menuju tempat istrinya di seberang sungai.
"Korban dilaporkan hanyut saat berenang dari rumahnya ketika hendak menjemput istrinya. Korban hilang di tengah sungai Komering diduga terseret arus," ungkap Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, Jumat (24/1/2025).


















