Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Palembang Zona Merah Lagi, Ini Permintaan Harnojoyo kepada Warga

Palembang Zona Merah Lagi, Ini Permintaan Harnojoyo kepada Warga
Wali Kota Palembang, Harnojoyo (IDN Times/Humas Pemkot Palembang)
Share Article

Palembang, IDN Times - Palembang kembali menjadi zona merah, atau penyebaran COVID-19 tingkat berbahaya. Wali Kota (Wako) Palembang, Harnojoyo, mengimbau warga tertib menerapkan protokol kesehatan. Dirinya meminta warga tak melepas masker saat berpergian atau beraktivitas di luar rumah.

"Kira-kira kalau mau pergi tanpa pakai masker rasanya kurang lengkap. Kita tidak hentinya bersama terus mengimbau, dan memberikan sosialisasi serta kita realisasikan di tengah masyarakat seperti saat ini," ujarnya, Jumat (21/8/2020).

1. Sebut semua lapisan masyarakat menjadi garda terdepan pemutus penyebaran COVID-19

Data COVID-19 gugus tugas nasional (IDN Times/Dokumen)
Data COVID-19 gugus tugas nasional (IDN Times/Dokumen)

Menurut orang nomor satu di Palembang ini, tertib memakai masker membuktikan bila antar warga memiliki kesadaran tinggi untuk menekan penyebaran COVID-19, atau saling peduli terhadap lingkungan sekitar. Hanya saja ia mengaku khawatir pada momen cuti bersama, banyak warga mengambil kesempatan beraktivitas di luar rumah.

"Zona merah atau turun ke oranye lagi itulah perkembangan wilayah kita. Karena kita semua garda terdepan pemutus mata rantai penyebaran COVID-19, tapi  waktu libur biasanya banyak yang pergi ke luar," kata dia.

2. Harnojoyo berharap masyarakat konsisten tertib protokol kesehatan COVID-19

Arus lalu lintas di Jembatan Ampera, Senin (11/5/2020). (IDN Times/ Deryardli Tiarhendi)
Arus lalu lintas di Jembatan Ampera, Senin (11/5/2020). (IDN Times/ Deryardli Tiarhendi)

Meski tidak ada larangan bagi masyarakat melakukan aktivitas di luar rumah, namun Harnojoyo berharap warga menunjukkan kedisiplinan di tengah-tengah publik dan tidak ada kelonggaran ketertiban wajib masker.

"Konsistensi masyarakat dibutuhkan, takutnya displin mulai kendor. Wilayah jadi bahaya lagi, artinya protokol kesehatan yang mulai diabaikan. Makanya kita terus mengimbau warga Palembang tertib masker dan jaga jarak," tegasnya.

3. Mobilitas masyarakat naik dipengaruhi hari libur yang banyak

Suasana kota Palembang di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Suasana kota Palembang di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Ahli Epidemiologi Sumsel, Dr. Iche Andriany Liberty, M.Kes menambahkan, perubahan tingakat risiko penularan COVID-19 di Palembang ke zona merah, menjadi alarm bagi masyarakat agar membatasi diri ke luar rumah, terutama di hari libur bila tidak ada kepentingan mendesak.

"Perkiraan bulan ini (Agustus) akan ada peningkatan tempat rekreasi, karena banyak hari libur sehingga mengakibatkan banyaknya mobilitas masyarakat," tambah dia.

4. Masyarakat berrekreasi meningkat enam persen pada Agustus

Situasi jalan di Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Situasi jalan di Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Berdasarkan pantauan Google Mobility Index terang Iche, prakiraan peningkatan masyarakat ke luar rumah terjadi sejak pertengahan Juli hingga Agustus, rata-rata dengan mendatangi pusat ritel dan tempat rekreasi.

"Pertengahan Juli untuk rute rekreasi ada penurunan sebesar 17 persen, tetapi di awal Agustus ada 11 persen. Sisanya itu naik enam persen ke ritel dan rekreasi," tandas dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Feny Maulia Agustin
Deryardli Tiarhendi
Feny Maulia Agustin
EditorFeny Maulia Agustin

Latest News Sumatera Selatan

See More

Polisi di Muratara Dilaporkan Pasal Pelecehan dan Pemaksaan Aborsi

15 Jun 2026, 10:02 WIBNews