Palembang Siapkan Rp8 Miliar Biayai Warga Miskin Berobat Lewat KIS

Palembang, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menganggarkan biaya kesehatan bagi masyarakat kurang mampu hingga Rp8 miliar. Dana itu akan digunakan untuk subsidi kesehatan warga berpenghasilan rendah melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS).
"Saat ini masih ada sekitar 200 ribuan jiwa yang belum terdaftar di KIS. Kami optimis tahun depan tercapai 100 persen masyarakat miskin di Palembang terdaftar KIS," ujar Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang, Fitrianti Agustinda atau Finda, Kamis (1/10/2020).
1. Arahkan instansi terkait segera melakukan pendataan

Menurut Finda, masyarakat di Palembang yang membutuhkan KIS umumnya berasal dari daerah pinggiran kota seperti di wilayah Seberang Ulu dan Gandus. Sebab di kawasan tersebut masih terdapat tempat tinggal dan pemukiman kumuh.
"Kami mengerahkan instansi pengurus KIS agar mendata semua masyarakat khususnya yang prasejahtera agar bisa menikmati layanan kesehatan gratis," kata dia.
2. Warga bisa berobat gratis membawa KTP sembari mengurus KIS

Bagi masyarakat kurang mampu dan belum sempat mengurus atau belum memiliki KIS, ia memberikan keringanan untuk berobat dengan membawa KTP ke puskesmas milik Pemkot Palembang.
"Jangan takut kalau belum ada KIS. Tetap bisa berobat di Puskesmas dan RSUD Bari Palembang. Silakan bawa KTP dan KK sembari mengurus KIS-nya," tuturnya.
3. Lakukan kunjungan bergilir ke pemukiman warga kurang mampu

Sebagai komitmen mendukung masyarakat Palembang sehat, Finda berjanji akan mengunjungi warga kurang mampu di sejumlah lokasi untuk menyosialisasikan pentingnya KIS, sebagai jaminan layanan kesehatan dari pemerintah pusat.
"Saya juga mencari warga prasejahtera yang sakit untuk memastikan mereka mendapatkan pelayanan kesehatan gratis secara berkala," tandas dia.



















