Mayat Diduga Korban Pembunuhan Ditemukan di Jembatan Sungai Miwang

- Mayat laki-laki ditemukan di bawah jembatan Sungai Miwang, Desa Menanga Tengah, Kecamatan Semendawai Barat, OKU Timur.
- Korban bernama Agus Cik (50) dengan bekas sabetan senjata tajam di kepala dan tanda-tanda terkena cairan keras.
- Dugaan kuat korban pembunuhan, tim Inafis Polres OKU Timur melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab kematian.
Ogan Komering Ulu Timur, IDN Times -Warga di Desa Menanga Tengah, Kecamatan Semendawai Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur digegerkan penemuan sesosok mayat laki-laki di bawah jembatan Sungai Miwang, Desa Menanga Tengah, Kecamatan Semendawai Barat, Sabtu (8/2/2025) pagi.
Mayat tersebut tergeletak di pinggir sungai tepatnya di bawah jembatan. Hasil pemeriksaan terhadap korban, laki-laki itu diketahui bernama Agus Cik (50) warga setempat.
1. Diduga mayat merupakan korban pembunuhan

Saat ditemukan, korban mengenakan baju warna hitam lalu memakai jaket warna coklat serta celana panjang warna hitam. Terdapat bekas sabetan senjata tajam di bagian kepala korban. Kondisi kulit korban juga menunjukkan tanda-tanda seperti bekas terkena cairan keras.
Diduga, Agus Cik adalah korban pembunuhan dan dibuang ke bawah jembatan. Plt Camat Semendawai Barat, Lindawati mengatakan, pagi tadi sekira pukul 07.00 WIB Kades Menanga Tengah sudah melapor terkait penemuan mayat ini.
"Saya langsung perintahkan Sekcam dan Kasi Trantib menghubungi kepala puskesmas serta menghubungi Kapolsek setempat," ujarnya.
2. Korban disiram cuka para dan disabit di kepala pakai parang

Menurut Lindawati, berdasarkan laporan di lapangan mayat tersebut diduga merupakan korban pembunuhan disiram cuka para dan disabit di kepala pakai parang.
"Saat ini mayat sudah diidentifikasi dari Inafis Polres OKU Timur dibantu Polsek Cempaka. Kemudian jenazah sudah diserahkan kepada keluarga," terangnya.
3. Polisi selidiki penyebab kematian korban

Tim Inafis dari Polres OKU Timur sudah mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan warga. Petugas juga mengumpulkan bukti-bukti yang dapat mengungkap penyebab kematian korban.
Kapolsek Cempaka, AKP Antoni Malau mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan kepolisian, jenazah korban Agus Cik akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Namun, polisi belum bisa memberikan kepastian apakah kejadian ini murni pembunuhan atau ada kemungkinan lain.
"Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini. Kami terus mengumpulkan bukti dan menggali keterangan dari berbagai pihak guna mengungkap misteri di balik kematian korban," ujarnya.



















