KPK Geledah Kantor PUPR Muba, Periksa Ruang Kadin dan Bendahara

- KPK kembali menggeledah Kantor Dinas PUPR Muba terkait proyek PT SMI ruas jalan Desa Tebing Bulang tahun anggaran 2018-2019.
- Penggeledahan dilakukan secara resmi dan transparan dengan pemeriksaan terhadap ruangan Kepala Dinas dan bendahara oleh tim KPK sekitar 10 orang.
- Tidak ada dokumen atau barang elektronik yang disita dalam penggeledahan, hanya pengecekan terhadap dokumen proyek yang sudah ada dalam daftar yang mereka cari.
Musi Banyuasin, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PR) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang terletak di Jalan Kolonel Wahid Udin, Sekayu pada Selasa (4/3/2025).
Tim KPK datang menggunakan tiga unit mobil Kijang Innova berwarna hitam dengan nomor polisi BG 1632 AT, BG 1646 US, dan BG 1253 N. Penggeledahan berlangsung mulai sekitar pukul 09.00 WIB.
Personil Polres Muba turut melakukan pengamanan pada pintu masuk Dinas PUPR Muba selama proses penggeledahan. Barulah sekitar pukul 11.30 WIB tim keluar membawa dua koper besar. Usai menyelesaikan penggeledahan di kantor tersebut, tim KPK melanjutkan ke Kantor Bupati Muba untuk pemeriksaan lebih lanjut.
1. Penggeledahan terkait tindak lanjut proyek PT SMI

Kepala Dinas PUPR Muba, Alva Elan membenarkan adanya penggeledahan tersebut dan dilakukan atas surat tugas mengenai tindak lanjut proyek PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) pada ruas jalan KM 11 Desa Tebing Bulang tahun anggaran 2018-2019.
"Tim KPK datang ke Dinas PU PR Muba untuk melakukan penggeledahan dengan membawa surat perintah tugas dan menyampaikannya kepada kami sesuai prosedur yang berlaku. Kami juga diberikan penjelasan mengenai tujuan penggeledahan ini, dan seluruh prosesnya dilakukan secara resmi dan transparan,” ujarnya.
2. Tim KPK datang sekitar 10 orang

Alva menambahkan, selama proses penggeledahan tim KPK memeriksa beberapa ruangan di kantor tersebut. Pihaknya tetap akan bersikap kooperatif terhadap proses hukum yang berjalan. Termasuk jika nantinya ada permintaan tambahan terkait dokumen atau informasi lain yang dibutuhkan.
"Ada dua ruangan yang digeledah, yaitu ruangan Kepala Dinas dan ruangan bendahara. Tim KPK datang dengan formasi sekitar 10 orang dan melakukan pemeriksaan terhadap berbagai dokumen serta barang-barang yang ada di ruangan tersebut,” jelasnya.
3. Tim hanya melakukan pengecekan terkait beberapa dokumen proyek

Dirinya memastikan, tidak ada dokumen maupun barang elektronik yang disita dalam penggeledahan tersebut. Tim hanya melakukan pengecekan terkait beberapa dokumen proyek yang memang sudah ada dalam daftar yang mereka cari.
"Kalau untuk secara teknis kami tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena kami sendiri tidak terlibat langsung dalam proyek tersebut. Sesuai informasi yang kami dapatkan, penggeledahan ini terkait dengan proyek tersebut,” ungkapnya.

















