Palembang, IDN Times - Keluarga siswi SMP Penjual Balon tewas di Kuburan Cina atau TPU Talang Kerikil berinisial AA (13) hanya bisa pasrah usai mendengar vonis rendah terhadap keempat terdakwa pembunuhan. Bibi korban hanya bisa menangis dan memohon kepada pengacara kondang Hotman Paris untuk kembali membela keluarga mereka.
"Sekali lagi dari hati kami paling dalam bang Hotman, keluarga kami berasal dari keluarga tidak mampu. Kami merasa tidak mendapat keadilan di sini, karena anak kami sudah meninggal. Hukumannya tidak adil tolong bantu kami lagi bang," ungkap Bibi korban Marlina, dalam unggahan akun instagram @Hotmanparisofficial.
