Kecewanya Guru, Makan Bergizi Gratis di TK Palembang Tanpa Susu

- Program makan bergizi gratis (MBG) di TK Palembang tanpa tambahan susu
- Hidangan MBG terdiri dari tempe goreng, tumis buncis, nugget ikan nasi putih, dan air mineral
- Sekolah kecewa karena tidak sesuai dengan simulasi yang menyatakan bahwa susu menjadi menu wajib
Palembang, IDN Times - Penyaluran program makan bergizi gratis (MBG) di Taman Kanak-kanak Palembang tanpa tambahan menu susu. Padahal saat simulasi berlangsung, Dinas Pendidikan menyampaikan bahwa susu jadi menu wajib yang akan dibagikan bagi peserta didik penerima program MBG di Palembang.
Pantauan IDN Times di TK Panca Bhakti 1 Palembang Jalan Mawar 20 Ilir Kecamatan Ilir Timur I, hidangan menu MBG tersedia dengan pilihan sepotong tempe goreng, tumis buncis, nugget ikan nasi putih, dan segelas plastik air mineral. Total 26 siswa menyantap menu MBG jam 08:00 WIB.
1. Masih ada anak TK yang memilih bekal sendiri dibandingkan makan menu MBG

Kepala TK Panca Bakti 1 Holipah mengatakan, menu makan bergizi gratis diantar mobil box katering pukul 07:30 WIB dalam kotak bento plastik. Kemudian menu langsung dibagikan ke semua siswa. Namun saat pelaksanaan, beberapa siswa enggan menyantap hidangan MBG.
“Ada anak tetap membawa makanan sendiri dari rumah karena ada menu favorit mereka,” kata dia, Senin (6/1/2024).
2. Pihak sekolah TK kecewa karena menu tanpa susu

Dia mengatakan kotak bento plastik sebagai wadah menu MBG nanti akan diambil kembali oleh pihak jasa boga. Sistem distribusi lanjut Holipah, setelah hidangan selesai dimakan, pihak ketring akan menjemput kembali wadah makanan untuk dipakai berulang.
“Tadi ada beberapa yang tidak mau makan kita bawakan makanannya biar dibawa ke rumah. Untuk menunya, kecewa karena gak ada susu,” jelasnya.
3. Beberapa siswa TK enggan santap menu MBG karena terkejut

Menurut dia, penyebab anak TK tidak menyantap makanan saat dihidangkan menu MBG karena, beberapa dari mereka terkejut dengan adanya pembagian menu MBG. Apalagi anak-anak sering mengonsumsi makanan sendiri sebagai bekal dari rumah.
“Sudah kita beritahu orangtua siswa ada pembagian menu makan siang, tapi masih ada juga anak yang tetap membawa makanan,” kata Holipah.
Penyediaan MBG lanjutnya, masih harus evaluasi. Sebab, pihak katering tidak menyediakan alat makan sehingga anak-anak harus membawa mandiri masing-masing.
4. Saat simulasi Disdik Palembang sebut ketersediaan susu dalam paket MBG

Menyoal kekecewaan pihak sekolah dengan ketersediaan menu MBG tanpa tambahan susu karena pada saat simulasi berlangsung, pihak Dinas Pendidikan menyampaikan bahwa susu menjadi menu yang akan disediakan saat pelaksanaan MBG dirilis.
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang membocorkan menu makanan bergizi gratistermasuk susu dan lauk pauk yang telah dihitung kandungannya oleh badan gizi nasional.
"Ada nasi, buah, sayur, lauk, susu dan air putih. Nanti dipersiapkan oleh badan gizi nasional yang sudah dibentuk. Timya ada satker sendiri, kami hanya menyiapkan siswa dan guru," ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Palembang Amri Adrianus, Jumat (15/11/2024) lalu.

















