Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

BMKG: Waspadai Titik Longsor saat Arus Balik Lebaran di Sumbar

BMKG: Waspadai Titik Longsor saat Arus Balik Lebaran di Sumbar
Ilustrasi jalan rawan longsor (Pexels/Ira)
Intinya Sih
  • BMKG Minangkabau memprediksi hujan saat arus balik lebaran Idul Fitri 2025 di Sumatra Barat.
  • Peta zona rawan longsor dirilis, masyarakat diimbau waspada dan antisipasi terhadap bencana longsor yang kemungkinan akan terjadi.
  • Hujan diprediksi terjadi di beberapa wilayah Sumatra Barat, dengan intensitas dan waktu yang berbeda-beda.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Padang, IDN Times - Badan Metereologi, Krimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau memprediksi akan terjadi hujan di beberapa lokasi saat puncak arus balik lebaran Idul Fitri 2025.

"Memang pada April ini diprediksi masih akan terjadi hujan di beberapa lokasi di Sumatra Barat. Karena ini masih peralihan dari musim hujan ke musim kemarau," kata Kepala BMKG Klas II Minangkabau, Desindra Deddy saat dihubungi IDN Times, Sabtu (5/4/2025).

Ia menambahkan, telah merilis peta zona rawan longsor di Sumatra Barat yang harus diketahui oleh masyarakat yang akan melakukan perjalanan saat arus balik nantinya.

1. Antisipasi longsor di beberapa titik

Peta lokasi rawan longsor di Sumatra Barat (Foto: BMKG Minangkabau)
Peta lokasi rawan longsor di Sumatra Barat (Foto: BMKG Minangkabau)

Desindra menyatakan, peta zona rawan longsor yang dirilis tersebut dikombinasikan dengan data Badan Geologi soal peta pergerakan tanah.

"Peta dari Badan Geologi itu kami overlay dengan perkiraan cuaca yang berpotensi hujan di Sumatra Barat," katanya.

Dengan begitu, Desindra mengimbau masyarakat agar mewaspadai titik rawan longsor tersebut saat melakukan perjalanan balik nantinya sebagai bentuk antisipasi terhadap bencana longsor yang kemungkinan akan terjadi.

2. Titik rawan longsor di Sumbar

Ilustrasi longsor (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi longsor (IDN Times/Sukma Shakti)

Dari peta tersebut, Desindra mengungkapkan, hujan akan terjadi di wilayah Talamau, Bonjol, Palupuh, Tandikek Malalak, Lembah Anai, Kapur IX Pangkalan, Sitinjau Lauik dan Alahan Panjang.

Untuk daerah Talamau sampai Gunung Tuleh diprediksi hujan disertai petir terjadi pada siang hingga sore. Sementara pagi dan malam diprediksi akan terjadi hujan ringan.

Daerah Palupuh, diprediksi akan terjadi hujan ringan pada siang sampai sore dan pada malam hari diperkirakan akan terjadi hujan disertai petir. Daerah Tandikek Malalak diperkirakan akan terjadi hujan petir dari siang hingga malam.

Daerah Lembah Anai, diprediksi akan terjadi hujan disertai petir pada malam hari. Sementara pada siang hingga sore diperkirakan akan terjadi hujan ringan.

Untuk daerah Sitinjau Lauik, diperkirakan akan terjadi hujan ringan dari pagi sampai dini hari. Sementara untuk wilayah Alahan Panjang diperkirakan akan terjadi hujan ringan dari siang sampai sore.

Wilayah Bonjol sampai Lubuk Sikaping, diperkirakan akan terjadi hujan disertai petir pada siang hingga sore hari dan hujan ringan pada malam hari.

Untuk wilayah Kapur IX sampai Pangkalan, diperkirakan akan terjadi hujan disertai petir pada siang sampai sore dan hujan ringan pada malam sampai dini hari.

3. Bentuk antisipasi

Peta lokasi rawan longsor di Sumatra Barat (Foto: BMKG Minangkabau)
Peta lokasi rawan longsor di Sumatra Barat (Foto: BMKG Minangkabau)

Antisipasi jika terjadi longsor nantinya di titik-titik tersebut, Desindra menyatakan, sudah berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Pemprov Sumbar dan Balai Jalan Nasional.

"Seperti Balai Jalan sudah meletakkan alat beratnya di beberapa titik tersebut. Jika terjadi longsor, mereka bisa langsung melakukan tindakan. Mudah-mudahan tidak terjadi longsor pada arus balik besok," katanya.

Ia mengimbau masyarakat untuk waspada jika akan melalui titik-titik rawan longsor tersebut. Jika terjadi hujan deras, disarankan untuk tidak berhenti di lokasi-lokasi rawan bencana itu.

Share Article
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing

Latest News Sumatera Selatan

See More