Asa Buruh di Palembang Soal Pilkada 2024, Peduli Rakyat Sejahtera

- Serikat buruh Palembang dukung RDPS sebagai cakada yang peduli pada kesejahteraan pekerja lepas dan harian.
- Komitmen RDPS untuk menyelesaikan perselisihan ketenagakerjaan dan program JKK serta JKM dinilai berdampak baik bagi buruh informal.
- Ratu Dewa berharap dukungan serikat buruh dapat menjadi inspirasi bagi elemen masyarakat lainnya untuk mendukung RDPS di Pilkada 2024.
Palembang, IDN Times - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang bakal berlangsung 27 November mendatang menjadi harapan baru bagi sekelompok buruh di Palembang. Mereka ingin calon kepala daerah (Cakada) lima tahun mendatang bisa mensejahterakan rakyat.
"Kami ingin yang memperjuangkan kesejahteraan buruh, seperti komitmen membuat staf khusus di bidang ketenagakerjaan dan program-program RDPS sesuai," ujar Ketua DPC Federasi Serikat Buruh (FSB) Nikeuba KSBSI Palembang, Hermanwan dalam peresmian Posko Perjuangan Buruh, Senin (28/10/2024).
1. Program RDPS disebut selaras dengan kesejahteraan buruh di Palembang

Pasangan Calon Wali Kota (Cawako) dan Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang, Ratu Dewa-Prima Salam atau RDPS dinilai sebagian buruh menjadi kandidat cakada yang peduli kehidupan sehari-hari pekerja lepas dan harian.
Sikap pro terhadap rakyat, kata Hermanwan mendorong harapan ke depan. Artinya aspirasi dari kawan-kawan buruh dapat diselaraskan dengan pemerintah. Contohnya, pelanggaran hak-hak normatif dan penyelesaian perselisihan ketenagakerjaan yang bisa lebih terpantau.
"Terus persoalan-peroalan prinsip ketenagakerjaan jadi ke Pemerintah Kota Palembang itu dapat cepat terselesaikan," jelas dia.
2. Program RDPS dinilai berbeda dari paslon lain

Selain komitmen RDPS memperjuangkan aspirasi buruh, pasangan nomor urut dua ini disebut sebagai calon kepala daerah yang paham dan mengerti soal pengupahan hasil kerja para buruh di Palembang.
"Karena ada komitmen dari RDPS untuk buruh kami merasa ke depan dapat lebih baik dan kami juga akan memberikan dukungan maksimal untuk memenangkan RDPS di Pilkada Palembang. Apalagi, lanjutnya, pasangan calon lain sejauh ini belum ada komitmen untuk buruh. Termasuk mengangkat isu-isu buruh," jelasnya.
3. Program RDPS janjikan jaminan kematian bagi pekerja informal

Program RDPS yang juga dinilai berdampak baik bagi buruh yakni memiliki program buruh informal berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) yang akan dibiayai oleh pemerintah daerah. Mulai dari buruh angkut, kuli bangunan, tukang ojek, becak, sopir angkot, pekerja serabutan dan sebagainya.
"Jadi kami akan mendukung program ini sehingga kawan buruh informal yang selama ini tidak ter-cover jaminan sosial dapat lebih diperhatikan," jelas dia.
4. RDPS butuh dukungan buruh untuk suara di Pilkada 2024

Calon Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menjelaskan, dukungan dari serikat buruh menjadi semangat dan spirit baru bagi perjuangan RDPS di Pilkada 2024.
"Semoga dukungan dari serikat buruh dapat menjadi inspirasi bagi organisasi, relawan, komunitas, dan elemen masyarakat lainnya mendukung RDPS," ujarnya.


















