Palembang, IDN Times - Momentum Idul Fitri 2024 memengaruhi kenaikan tarif perjalanan transportasi umum seperti travel dan bus antar kabupaten/kota serta provinsi. Naiknya tarif tersebut karena pengelola loket travel dan bus membutuhkan biaya tambahan operasional sopir.
"Setiap puncak arus mudik, pasti sampai mobil kurang dan butuh sopir tambahan. Makanya, ada kenaikan harga hingga 30 sampai 40 persen," kata sopir travel Prabumulih, Muara Enim dan Lampung di Pamor Palembang, Sandi, Selasa (9/4/2024).
