4 Anak Jalani Sidang Perdana Pembunuhan Kuburan Cina

- Sidang perdana kasus pembunuhan dan pemerkosaan remaja AA (13) di TPU Talang Kerikil Palembang.
- Keempat ABH mendengarkan dakwaan secara tertutup di Ruang Sidang Cakra, disertai kehadiran keluarga korban.
- Jasad AA ditemukan telungkup dengan pakaian sepak bola lengkap setelah berpamitan kepada orangtuanya sekitar pukul 12.00 WIB.
Palembang, IDN Times - Pengadilan Negeri (PN) Klas I Palembang menggelar sidang perdana kasus pembunuhan dan pemerkosaan remaja berinisial AA (13) di Kuburan Cina atau TPU Talang Kerikil Palembang. Sidang berlangsung dengan agenda pembacaan dakwaan bagi keempat anak berhadapan dengan hukum atau ABH.
Pembacaan dakwaan dilakukan secara tertutup. Keempat ABH mendengarkan dakwaan secara terpisah di Ruang Sidang Cakra. ABH berinisial IS (16) mendengarkan dakwaan terlebih dahulu pada pukul 10.00-11.30 WIB sedangkan ABH berinisial MZ (13), MS (12) dan AS (12) masuk ke ruang sidang pukul 11.35 WIB.
1. Keluarga korban menghadiri agenda sidang perdana

Di luar ruang sidang keluarga korban AA telah berkumpul sejak pukul 09.00 WIB. Mereka berharap keempat ABH berinisial IS, MZ, MS, dan AS dapat dihukum setimpal.
Ayah korban Safarudin alias Udin turut hadir di PN Palembang. Dia terlihat tegar dan tenang saat sidang dimulai. Hanya saja, Udin memilih menunggu di luar ruang sidang dalam mengawal kasus anaknya tersebut.
Dalam proses sidang, semua ABH didampingi oleh orangtua masing-masing dan kuasa hukum. ABH berinisial IS (16) menjadi yang pertama dihadapkan di depan majelis hakim. Sementara ketiga ABH lainnya digiring masuk setelah IS mendapat dakwaan.
2. Kajari pastikan proses hukum berjalan transparan

Kepala Kejari Palembang, Hutamrin hadir secara langsung di tengah keluarga korban. Dirinya menenangkan pihak keluarga bahwa sidang yang berlangsung hari ini akan berjalan secara transparan untuk memberi rasa keadilan kepada pihak keluarga.
"Semua proses hukum dilakukan secara transparan. Ikuti saja proses sidang, dan percayakan proses hukum kepada pihak penegak hukum," jelas Hutamrin, Selasa (1/10/2024).
3. Korban dibunuh dan diperkosa di TPU Kuburan Cina

Diberitakan sebelumnya, jasad AA (13) ditemukan tak bernyawa di Kuburan Cina atau TPU Talang Kerikil Palembang. Dari hasil pemeriksaan forensik korban terlebih dahulu dibunuh oleh empat orang anak di bawah umur sebelum diperkosa. Saat ditemukan korban dalam keadaan telungkup dengan memakai pakaian sepak bola lengkap.
"Penemuan mayat terjadi sekitar pukul 13.00 WIB setelah kami datangi TKP diperkirakan berusia 13 sampai 15 tahun," ungkap Ketua RW 07 Kelurahan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning Palembang, Larmoyo, Senin (2/9/2024).
Mayat tersebut langsung dikenali sebagai warga Pipa Reja RT 23 Palembang. Dari hasil penurutan keluarga korban, AA sempat berpamitan ke orangtuanya sekitar pukul 12.00 WIB untuk keluar rumah.
"Hanya sejam dari dia pamit ke orangtuanya korban ditemukan meninggal dunia sekira pukul 13.00 WIB," jelas dia.


















