Harga Emas Perhiasan Palembang 27 Agustus Naik Rp10,65 Juta per Suku

- Harga emas perhiasan Palembang naik Rp10,65 juta per suku atau 6,7 gram pada 27 Agustus 2025.
- Pergerakan nilai emas dipengaruhi penawaran dan permintaan di pasaran serta investasi emas diyakini menjamin masa pensiun.
- Fluktuasi harga emas perhiasan juga dipengaruhi inflasi ekonomi dunia dan faktor permintaan di pasaran.
Palembang, IDN Times - Harga emas perhiasan Palembang hari ini, Rabu (27/8/2025) terpantau naik kembali dan berada di angka tertinggi Rp10,65 juta per suku atau 6,7 gram. Harga emas tersebut terpantau di Toko Emas Laris Jalan Rustam Effendi. Namun perlu diketahui, harga di sejumlah toko perhiasan beragam.
Variasi harga itu, dipengaruhi kandungan kadar emas 17, 22 atau 24 karat. Secara umum, pergerakan dan fluktuasi harga emas dipengaruhi perkembangan geopolitik dunia. Perlu diingat, nilai emas ini terus bergerak, karena perhiasan masih dianggap investasi paling aman atau safe haven untuk jangka pendek dan panjang.
1. Harga emas stabil jika permintaan cenderung stabil

Menurut Pengamat Ekonomi Sumatra Selatan (Sumsel) sekaligus dosen di Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) Sri Rahayu, pergerakan nilai emas dipengaruhi penawaran dan permintaan di pasaran, serta harga emas dapat berubah sewaktu-waktu, jika terjadi sentimen pasar dunia.
"Kenaikan harga emas dipengaruhi permintaan, faktor supply-demand. Jika harga stabil dalam jangka panjang, permintaan cenderung konsisten," katanya dikonfirmasi IDN Times.
2. Emas perhiasan jadi alat investasi safe haven

Rahayu menyampaikan, untuk investasi emas perhiasan ataupun emas batangan memiliki nilai masing-masing. Meski berbeda pangsa pasar, investasi emas diyakini menjamin masa pensiun. Ia juga menambahkan, trik penting dalam investasi emas adalah menentukan tujuan masa mendatang, seperti merinci tujuan keuangan di masa tua.
Selain memastikan target, investasi emas harus diawali dengan penyusunan rencana jangka panjang dan memantau harga emas di pasaran.
"Mau investasi emas perhiasan atau batangan sama saja, keduanya punya prospek menjanjikan. Emas tidak terdampak inflasi, sehingga harganya akan terus naik," jelas dia.
3. Penawaran dan permintaan pasaran memengaruhi harga emas

Sementara kata Pengamat Ekonomi Universitas Sriwijaya (Unsri) Soekanto Sairuki, fluktuasi dan kestabilan harga emas perhiasan juga dipengaruhi inflasi ekonomi dunia dan faktor permintaan di pasaran.
Harga emas naik bila permintaan tinggi dan begitu sebaliknya. Namun meski harga emas turun ekonomi daerah tetap berpotensi dampak inflasi global.
"Harga emas dipengaruhi karena kondisi penawaran dan permintaan," katanya.