Harga Emas Palembang 29 November Turun Rp100 Ribu, Waktunya Investasi?

- Harga emas Palembang turun Rp100 ribu per suku atau 6,7 gram menjadi Rp13,2 juta.
- Pakar Ekonomi Sumsel menyarankan untuk memperkirakan tujuan investasi dan misi membeli emas perhiasan agar tidak merasa rugi.
- Investasi emas diyakini menjamin masa pensiun dan memiliki prospek menjanjikan karena tidak terdampak inflasi.
Palembang, IDN Times - Harga emas perhiasan Palembang, pada Sabtu (29/11/2025), terpantau turun Rp100 ribu per suku atau 6,7 gram menjadi Rp13,2 juta. Harga itu dijual di Toko E-Mi Gold Plaju.
Namun, harga tersebut bisa saja berubah dan tiap toko perhiasan menawarkan harga emas beragam. Secara umum, harga emas potensi mengalami perubahan sewaktu-waktu karena sentimen pasar. Lalu, penurunan harga ini apakah tepat jadi momen investasi?
1. Investasi emas perlu perhitungan

Menurut Pakar Ekonomi Sumatra Selatan (Sumsel), Sri Rahayu, sebenarnya teknik investasi emas tidak bisa langsung asal beli. Tetapi konsumen harus memperkirakan tujuan investasi dan misi membeli emas perhiasan.
Sebab apabila terburu-buru tanpa perhitungan, konsumen bisa merasa rugi. Karena katanya, harga emas potensi naik mendadak. Kemudian jika harga emas mengalami penurunan, artinya ada sinyal ekonomi tidak stabil.
2. Investasi emas diyakini jamin masa pensiun

Rahayu menyampaikan, hingga sekarang emas tetap dibeli meski harga tinggi. Situasi ini lanjutnya, karena emas adalah investasi safe haven. Investasi emas perhiasan atau batangan kata dia, memiliki nila masing-masing. Meski berbeda pangsa pasar.
"Investasi emas diyakini menjamin masa pensiun," kata dia.
3. Pantau harga emas di pasar saat ingin investasi

Ia menambahkan, teknis dan trik dalam investasi emas adalah menentukan tujuan masa mendatang, seperti merinci rencana keuangan di masa tua. Selain memastikan target, investasi emas harus diawali penyusunan anggaran jangka panjang.
"Penting juga untuk memantau harga emas di pasaran. Mau investasi emas perhiasan atau batangan sama saja, keduanya punya prospek menjanjikan. Emas tidak terdampak inflasi, sehingga harganya bisa terus naik," jelas dia.
















