Comscore Tracker

Gymno Import Jadi Favorit Warga Sumsel, Begini Cara Mudah Rawat Kaktus

Hanya perlu disiram satu minggu sekali

Palembang, IDN Times - Mengoleksi tanaman hias menjadi kebiasaan baru masyarakat. Tidak saja jenis bunga dan dedaunan yang unik, kaktus pun ikut populer. Gymno Import, salah satu jenis kaktus dengan beragam warna menjadi favorit terbaru masyarakat Sumsel khususnya Palembang.

Pemilik Kampung Kaktus Palembang, Fitri Dwi Juniarny mengatakan, banyak pecinta tanaman kini makin tertarik merawat katus sejak pandemik COVID-19. 

"Mungkin karena faktor di rumah saja, jadi banyak yang cari kegiatan baru. Paling dicari jenis Gymno Import, kaktus asal Thailand, karena warnanya yang banyak dan cantik. Selama ini banyak orang tahu kalau kaktus cuma hijau," kata dia, Kamis (8/10/2020).

1. Kaktus merupakan tanaman berfamili Cactaceae

Gymno Import Jadi Favorit Warga Sumsel, Begini Cara Mudah Rawat KaktusKaktus mini di kampung kaktus Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Kebanyakan orang memilih kaktus, jelas Fitri, karena perawatan mudah dan tidak butuh disiram terlalu sering. Sebab pada dasarnya kaktus adalah tanaman dari famili Cactaceae yang bisa tumbuh lama tanpa air. Kaktus juga memiliki akar panjang untuk mencari mineral dengan memperlebar penyerapan cairan dalam tanah.

"Saya sejak 2010 sudah koleksi, tapi budidaya dan menjual baru dimulai 2017. Kaktus memang agak lambat tumbuhnya bisa bulanan sampai tahunan. Tapi kalau dijual bisa seharga Rp35 ribu hingga jutaan," jelas dia.

Baca Juga: 5 Jenis Tanaman Ini Punya Kembang Bercorak Ungu yang Eksotis

2. Kaktus tetap butuh sinar matahari

Gymno Import Jadi Favorit Warga Sumsel, Begini Cara Mudah Rawat KaktusKaktus mini di kampung kaktus Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Walau tak membutuhkan banyak air, namun tanaman satu ini harus tetap terkena sinar matahari agar klorofil yang terkandung bisa melakukan fotosintesis. Berbeda dengan tumbuhan lain yang memiliki klorofil di di daun. Letak klorofil kaktus berasal dari duri yang berguna untuk mengurangi proses penguapan. Meski secara perawatan mudah, kaktus bisa tumbuh pada media tanam yang tepat.

"Dikasih pupuk juga untuk pertumbuhannya, media tanam yang kami gunakan pasir malam, sekam bakar dan kompos. Kaktus butuh sinar matahari tapi jangan langsung, letakan di tempat kering," terang pemilik akun Instagram @kampung_kaktus_palembang ini.

3. Jenis kaktus dibedakan dari bentuk, duri, dan famili

Gymno Import Jadi Favorit Warga Sumsel, Begini Cara Mudah Rawat KaktusKaktus mini di kampung kaktus Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Fitri menuturkan, Indonesia memiliki ratusan jenis kaktus yang berbeda-beda tergantung pada bentuk, duri, warna, dan famili tumbuhan. Namun di Kampung Kaktus miliknya, hanya ada 50 jenis kaktus yang ia budidayakan di halaman belakang rumah.

Seperti jenis skupa, gymno, gymno import, echino grusoni, haworthia attenuata, kaktus gentong (echinocactus grusonii), fairy castle cactus (acanthocereus tetragonus), mammillaria hahniana, parodia dan lain-lain.

"Pemberian pupuk tetap rutin dan jangan lupa lakukan pergantian pot. Kalau kaktus sudah berkembang bisa diganti pot agak besar," tuturnya.

Baca Juga: 5 Kaktus Hias yang Bisa Ditaruh di Jendela Kamar, Sedap Dipandang!

4. Kaktus cocok dirawat di cuaca panas

Gymno Import Jadi Favorit Warga Sumsel, Begini Cara Mudah Rawat KaktusKaktus mini di kampung kaktus Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Tuti Utami Arizona, seorang pembeli menambahkan, pandemik COVID-19 mendorongnya memulai hobi baru dengan mencari berbagai tanaman hias yang sedang populer. Contohnya kaktus.

"Semua tanaman suka, tapi yang paling menjadi favorit itu kaktus," tambah dia.

Selain bentuknya yang unik, sambung Tuti, perawatan kaktus cukup sangat gampang. Ia tak perlu khawatir jika lupa menyiram tanaman selama beberapa hari.

"Kebanyakan sangat sensitif terhadap kesalahan perawatan, kalau kaktus gak. Apalagi saat musim panas seperti sekarang, bagus sekali menanam kaktus," tandas dia.

Baca Juga: Rekomendasi 8 Jenis Kaktus Indoor, Mudah Dirawat dan Ada yang Berbunga

Topic:

  • Feny Maulia Agustin
  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya