Tips Kolesterol Tak Kambuh Usai Konsumsi Olahan Daging saat Lebaran

- Ahli gizi RSUP Mohammad Hoesin Palembang menyarankan menghindari olahan daging berlemak dan mengurangi penggunaan santan kental agar kadar kolesterol tidak meningkat setelah Lebaran.
- Daging sebaiknya diolah dengan cara lebih sehat seperti sop, pindang, atau panggang untuk menekan kadar lemak dan minyak dalam tubuh.
- Konsumsi daging perlu diimbangi dengan sayur, buah, serta minum perasan air jeruk guna menjaga keseimbangan gizi dan membantu penyerapan zat besi.
Palembang, IDN Times - Lebaran Idul Fitri kerap diramaikan dengan hidangan olahan daging. Selain karena momen Lebaran identik dengan berbagai sajian bersantan, kuliner olahan daging pun kerap diburu masyarakat untuk dinikmati bersama.
Namun jika terus-menerus konsumsi daging tanpa henti, tentu akan berdampak pada kesehatan tubuh dan kolesterol merupakan penyakit paling sering diderita apabila terlalu banyak makan daging.
Nah, berikut IDN Times membagikan tips untuk mencegah kolesterol setelah menikmati menu daging pascalebaran. Simak yuk!
1. Tidak makan daging dengan lemak berlebih

Menurut Pengurus Asosiasi Dietitian Indonesia wilayah Sumatra Selatan (AsDI Sumsel), Ditia Fitri Arinda, hal paling penting agar tak kolesterol setelah mengonsumsi daging adalah tidak makan olahan daging dengan lemak berlebih.
"Agar tidak banyak mengandung lemak dan kolesterol tinggi, disarankan untuk mengolah daging dengan mengurangi santan kental," ujar dosen Prodi Gizi Universitas Sriwijaya ini.
2. Kurangi campuran santan kental pada olahan daging

Saran pengolahan daging tanpa santan bisa dengan memasak daging berupa hidangan sop, pindang, ataupun penyajian daging dengan cara panggang untuk mengurangi kadar lemak dan minyak.
"Tips dalam mengolah daging kurangi penggunaan santan kental agar tidak menumpuk lemak dalam tubuh," timpalnya.
3. Perbanyak makan sayur

Tak menjadi masalah jika mengonsumsi daging hingga habis. Tetapi perlu diketahui, lebih baik menikmati olahan daging diimbangi dengan gizi seimbang seperti memperbanyak makan sayur dan buah.
"Seperti salad sayur, asinan sayur, gado-gado, salad buah dan lainnya. Jangan lupa juga untuk makan buah potong agar tetap sehat," jelas dia.
4. Minum perasan air setelah konsumsi daging
Selanjutnya, bisa minum perasan air jeruk setelah mengonsumsi daging agar kondisi tubuh tetap segar dan tidak lemas. Minum air jeruk selain untuk vitamin C, juga bisa menjadi penetralisir.
"Setelah makan daging, minum perasan air jeruk bisa membantu penyerapan zat besi," kata dia.
Sehingga pembentukan sel darah merah menjadi lebih optimal dan tubuh mendapatkan oksigen yang cukup dan tidak mengalami kelelahan setelah makan daging.


















