Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

30 Kosakata Bahasa Padang Sehari-Hari yang Wajib Kamu Hafal

Kota Padang
3 min read
30 Kosakata Bahasa Padang Sehari-Hari yang Wajib Kamu Hafal
potret Jam Gadang (pexels.com/Hazri Naldo)
  • Terdapat 30 kosakata bahasa Minang untuk percakapan sehari-hari, termasuk sapaan, pertanyaan, pujian, ekspresi kaget, serta ungkapan saat menghadapi situasi tertentu.

  • Pembaca diperkenalkan pada frasa praktis untuk belanja di pasar, seperti menanyakan harga, menghitung total, menyampaikan ketiadaan uang kecil, dan menawar.

  • Kosakata juga mencakup kebutuhan perjalanan dan kuliner, dari meminta tambahan makanan, memesan minuman atau bungkus, hingga meminta turun dari angkutan umum.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mau liburan ke Sumatra Barat tapi takut karena gak ngerti bahasanya? Tenang, bahasa Minang atau yang biasa kita kenal sebagai bahasa Padang sebenarnya cukup sering kita dengar sehari-hari, minimal pas lagi beli nasi Padang.

Supaya liburanmu makin seru dan lancar jaya, yuk catat dan hafalkan kosakata bahasa Padang sehari-hari yang sering dipakai berikut ini!

  1. 1. Ungkapan sehari-hari

    bahasa padang sehari hari
    ilustrasi percakapan pasangan (pexels.com/Vince Andrada)
    • Onde mande: Artinya "Ya ampun, Ibu!" Ungkapan klasik ini dipakai buat mengekspresikan rasa kaget, baik yang sifatnya positif (kayak takjub sama makanan enak) maupun negatif. Contohnya: "Onde mande, lamak bana!" (Ya ampun, enak banget!).
    • Baa kaba?: Artinya "Bagaimana kabar?". Sapaan wajib pas ketemu orang. Kamu bisa jawab pakai "Alhamdulillah" atau "Baik, Uda/Uni."
    • Bilo tibo?: "Kapan sampai?". Pertanyaan ramah yang bakal sering kamu dengar dari kerabat saat baru pertama kali sampai.
    • Lamak bana: "Enak sekali/enak banget". Wajib diucapin pas kamu nyicipin kuliner Minang yang lezat.
    • Rancak bana: "Bagus/indah/cantik sekali". Cocok banget dipakai buat memuji keindahan alam Sumatra Barat atau memuji paras seorang gadis.
    • A ko / A ni: "Apa itu?" / "Apa ini?". Simpel dan padat buat nanyain suatu benda.
    • Sia tu?: "Siapa itu?". Digunakan saat kamu ingin menanyakan siapa orang yang kamu lihat.
    • Pai kama tu?: "Pergi ke mana tuh dia?".
    • Manga tu?: "Lagi apa?" atau "Ngapain?".
    • Pai awak ciek: "Aku ikut dong!". Pas banget dipakai kalau kamu mau nebeng atau ikut rombongan.
    • Kamari payah: Ungkapan buat menggambarkan kondisi lagi dilema, serba salah, atau nggak punya banyak pilihan (misalnya harus pergi tapi gak ada kendaraan).
    • Elok-elok yo: "Hati-hati ya". Kalimat manis buat berpisah saat di perjalanan.
    • Pai baralek: Pergi ke resepsi pernikahan atau kondangan.
    • Suko-suko ang lah: "Terserah!". Biasanya diucapin kalau kamu lagi sebal atau kesel banget sama sikap seseorang.
    • Berang paja tu beko: "Nanti dia marah".
    • Awak tarui se mah: "Kenapa aku terus sih!".
    • Pinjam awak tarompa yo: "Aku pinjam sandal ya".
    • Dima ka dicari lai koh?: "Cari di mana lagi?". Dipakai saat kamu panik kehilangan barang.

  2. 2. Ungkapan saat belanja dan tawar-menawar

    Ilustrasi suasana pasar dengan deretan lapak dan aktivitas jual beli yang menggambarkan kehidupan perdagangan sehari-hari.
    ilustrasi pasar (Pexels.com/Tom Fisk)
    • Bara tu ni/da?: "Berapa harga barang itu, Uda/Uni?". Wajib dihafal kalau kamu mau belanja di pasar tradisional.
    • Nda ado pitiah ketek: "Tidak ada uang kecil". Sangat berguna pas kamu mau bayar belanjaan tapi cuma punya uang pecahan besar.
    • Bara sadonyo?: "Berapa harga semuanya?". Dipakai buat ngecek total belanjaanmu sekaligus.
    • Lai bisa kurang? / Bara pasnyo? / Kuranglah saketek: Paket lengkap buat nawar harga! Artinya masing-masing: "Bisa kurang tidak?", "Berapa harga pasnya?", dan "Kurangilah sedikit ya".

  3. 3. Ungkapan saat kulineran atau naik angkutan umum

    bahasa padang sehari hari
    ilustrasi rendang (pexels.com/Novkov Visuals)
    • Tambuah ciek: "Tambah satu". Kalimat keramat yang wajib diteriakkan di rumah makan Padang kalau porsi nasi atau laukmu kurang. “Tambuah ciek, Uda!”
    • Siko ciek: "Stop, turun di sini satu orang". Wajib banget dihafal kalau kamu lagi traveling naik angkutan umum alias angkot.
    • Aia angek ciek: "Air putih hangat satu". Kalau mau pesan dua tinggal bilang "Aia angek duo, Uda".
    • Makan ampek: Memesan atau makan sebanyak 4 porsi (biasanya untuk nasi kapau).
    • Bungkuih ciek: Bungkus satu (buat makanan yang dibawa pulang).

    Gimana, gampang kan? Biar makin afdal, jangan ragu langsung praktikin kosakata di atas pas jalan-jalan ke ranah Minang ya!

Related Articles

See More